Muna, Berikabar.co – Guna mendukung target nasional RPJMN 2025–2029, OJK Sulawesi Tenggara menginisiasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sebanyak 366 peserta yang terdiri dari petani, nelayan, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM di dua Kabupaten yakni Muna dan Muna Barat mendapatkan pendampingan langsung mengenai pengelolaan keuangan yang berlangsung sejak tanggal 8 hingga 10 Januari 2026.
Mewakili Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan mengatakan bahwa edukasi ini bertujuan agar masyarakat memiliki keterampilan dalam memanfaatkan layanan keuangan secara bijak. “Target kami adalah peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pemanfaatan produk keuangan formal yang aman dan diawasi,” ujarnya.
Langkah strategis ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Muna. Asisten II Bidang Perekonomian, La Ode Sahiruddin, berharap kolaborasi ini dapat mendorong perekonomian daerah melalui sektor usaha mikro. Untuk memastikan inklusi keuangan berjalan nyata,
OJK Sultra juga menggandeng PT Bank Sultra dan PT BPR Bahteramas Raha dalam memfasilitasi akses langsung bagi warga desa terhadap produk perbankan resmi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan komunitas nelayan dan petani pesisir tidak lagi terjerat oleh praktik rentenir maupun investasi ilegal yang merugikan.





