Berdayakan Petani Kolaka, Program PPM PT Vale Hasilkan Panen Jagung Hingga 7 Ton Per Hektare

oleh -162 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), kembali menunjukkan bukti nyata komitmen pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Keberhasilan terbaru ditandai dengan panen raya jagung pakan oleh Kelompok Tani Padaidi di Desa Tondowolio, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Program ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan sebuah misi transformasi untuk menghidupkan kembali lahan tidur yang telah terbengkalai selama bertahun-tahun menjadi aset ekonomi produktif. Upaya ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas di wilayah operasional IGP Pomalaa.

Kepala Desa Tondowolio, Asmanuddin, mengungkapkan apresiasinya atas pendampingan berkelanjutan yang diberikan kepada warganya. Ia menjelaskan bahwa lahan seluas 27 hektare di desanya sempat tidak terurus sejak pembukaan lahan pertama pada tahun 2015.

“Alhamdulillah, sejak tahun lalu potensi lahan ini kembali dimanfaatkan. Dari total 27 hektare yang tersebar di empat dusun, sekitar 5 hektare telah ditanami jagung pakan. Panen hari ini menjadi bukti kebangkitan pertanian berbasis kelompok tani di desa kami,” ujar Asmanuddin.

Kualitas hasil panen perdana ini pun tergolong menjanjikan. Ketua Kelompok Tani Padaidi, Baharuddin, menyebutkan bahwa efektivitas pengolahan lahan menghasilkan produktivitas tinggi dengan nilai jual yang stabil di pasar lokal.

“Selain hasil panen yang baik, harga jagung pakan di Kolaka juga cukup kompetitif, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram. Ini menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian secara berkelanjutan,” jelas Baharuddin.

Kelompok yang terbentuk pada akhir 2023 ini kini memiliki 22 anggota yang berfokus pada perluasan area tanam.

Dari sisi korporasi, PT Vale memandang kesuksesan di Tondowolio sebagai pilar penting dalam strategi pembangunan berkelanjutan perusahaan. Head of External Regional and Growth PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan bahwa fokus utama PPM adalah memandirikan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

BACA JUGA :  Sinergi Budaya PT Vale, Libatkan 13 Desa Binaan untuk Melestarikan Warisan Tak Benda Indonesia

“Program ini merupakan wujud dukungan nyata PT Vale dalam mendorong pemberdayaan petani melalui pemanfaatan potensi lokal. Kami percaya bahwa kemandirian ekonomi masyarakat adalah fondasi penting bagi pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Endra Kusuma.

Melalui sinergi lintas pemangku kepentingan, PT Vale berkomitmen untuk terus mereplikasi model pemberdayaan ini di wilayah lain. Tujuannya adalah menciptakan dampak ekonomi jangka panjang yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat mampu tumbuh mandiri di atas potensi alam mereka sendiri.