Kendari, Berikabar.co — Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Kendari menjadi forum strategis untuk membahas masa depan pendidikan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (13/12/2025), tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengembangan pendidikan menengah. Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah pembentukan SMA unggulan daerah yang akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan sekolah unggulan nasional.
“Ke depan, selain SMA unggulan nasional yang sudah ada, pemerintah provinsi juga akan membangun SMA unggulan daerah. Nantinya akan ada kolaborasi, termasuk pemanfaatan modul pembelajaran yang disesuaikan dengan standar sekolah unggulan,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia menjelaskan bahwa SMA unggulan tersebut akan diisi oleh siswa-siswa pilihan melalui proses seleksi ketat. Fasilitas dan tenaga pendidik juga akan disiapkan secara optimal.
“Siswa yang masuk adalah mereka yang diseleksi secara ketat. Fasilitas kita siapkan dengan baik, begitu juga gurunya, dipilih dari yang terbaik. Modulnya kita adopsi dari SMA unggulan nasional,” jelasnya.
Beasiswa untuk Agen Perubahan Daerah
Lebih lanjut ia menekankan bahwa lulusan SMA unggulan tidak hanya didorong menyelesaikan pendidikan menengah, tetapi juga dipersiapkan secara matang untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi sesuai potensi mereka. Pemerintah provinsi bahkan berkomitmen memfasilitasi beasiswa bagi siswa berprestasi.
“Kalau mereka ingin melanjutkan pendidikan, misalnya di bidang pariwisata atau sektor lainnya, kita carikan universitas yang sesuai dan kita biayai melalui beasiswa. Setelah selesai, harapannya mereka kembali ke Sulawesi Tenggara untuk mengabdi,” katanya.
Lulusan pendidikan unggulan ini diharapkan menjadi agen perubahan yang memperkuat kapasitas SDM daerah dan mengisi sektor strategis. DItegaskannya bahwa keberhasilan program ini membutuhkan partisipasi semua pihak.
“Membangun daerah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua harus terlibat, termasuk alumni. Kontribusi alumni sangat penting, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia,” tegasnya.
Momen Ulang Tahun Emas dan Peran Alumni
Sejalan dengan arahan Gubernur, Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-50 SMAN 4 Kendari menjadi momentum konsolidasi dan kolaborasi alumni. Puncak perayaan ulang tahun emas sekolah tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025.
“Ulang tahun ke-50 ini adalah momen istimewa. Kami mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama membangun Sulawesi Tenggara melalui forum alumni, khususnya dalam memajukan pendidikan. Kemajuan daerah harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Liyu.
Liyu juga menyoroti pentingnya peran alumni dalam pengawasan sosial untuk mengatasi tantangan seperti kenakalan remaja dan tawuran pelajar.
“Kami mohon dukungan alumni. Jika menemukan siswa SMAN 4 Kendari berada di luar sekolah pada jam belajar, mohon diinformasikan kepada kami. Tidak mungkin guru setiap saat turun ke lapangan, sehingga peran alumni dan masyarakat sangat kami harapkan,” ujarnya.
Dalam rangka HUT emas, SMAN 4 Kendari juga akan mempersembahkan sebuah buku kenangan yang disusun oleh guru dan siswa, yang rencananya akan didaftarkan untuk mendapatkan Rekor MURI. Rangkaian kegiatan sosial dan edukatif, termasuk bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dengan melibatkan alumni berprofesi dokter spesialis, juga disiapkan.





