Bukan Sekadar Kredit, Bank Sultra Gandeng Dinas Koperasi Edukasi 2.000 Debitur UMKM

oleh -212 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Bank Sultra menegaskan komitmennya bahwa dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya berhenti pada penyaluran modal usaha. Melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Koperasi, Bank Sultra kini mengedepankan program pendampingan dan konektivitas bisnis bagi para debiturnya.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Dinas Koperasi bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan bagi pelaku usaha agar mampu mengelola modal yang diterima secara efektif.

“Dinas Koperasi ini kita kerja sama. Mereka biasa ngumpulin para pelaku usaha, kita berikan edukasi. Edukasi itu terkait kredit, kemudian terkait pengelolaan keuangan, hingga terkait link-link usaha yang bisa kita koneksikan,” ujar Andri Permana.

Salah satu terobosan yang mulai dijalankan tahun ini adalah menghubungkan pelaku usaha kecil dengan jaringan bisnis yang lebih luas. Bank Sultra berupaya menjembatani kebutuhan antara produsen kecil dengan distributor atau pedagang besar.

“Jadi dia punya usaha apa, ada misalnya pedagang besar yang bisa kita koneksikan bisnisnya. Itu sudah mulai kita jalankan,” tambahnya.

Program edukasi masif ini telah menjangkau ribuan pelaku usaha. Merujuk pada penyaluran KUR tahun 2025, Bank Sultra mencatat sebanyak 2.000 debitur baru kini masuk dalam radar pembinaan dan pemantauan bank secara intensif.

“Total yang sudah kita salurkan itu 2.000 (debitur) tahun ini. Jadi 2.000 debitur ini otomatis menjadi kelolaan kita, menjadi binaan kita, dan dimonitoring untuk perkembangan perusahaannya,” jelas Andri.

Andri menekankan bahwa tanggung jawab bank justru semakin besar setelah dana bantuan diserahkan kepada nasabah. Pendampingan menjadi sangat krusial agar pelaku usaha tidak terjebak dalam masalah finansial di tengah jalan.

Dengan pola pendampingan ini, Bank Sultra berharap angka kegagalan usaha dapat ditekan, sekaligus memastikan para pelaku UMKM di Sulawesi Tenggara dapat naik kelas melalui pengelolaan keuangan yang sehat dan jaringan bisnis yang semakin kuat.

BACA JUGA :  Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Murah dan Tambah Stok LPG 3 Kg di Tana Toraja & Toraja Utara