PT Vale Perkuat Literasi Digital Loeha Raya, Cetak Talenta Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045

oleh -219 Dilihat

Sorowako, Berikabar.co – Di tengah percepatan transformasi digital, kemampuan memahami dan memanfaatkan media secara bertanggung jawab menjadi kebutuhan dasar bagi generasi muda. Literasi digital kini bukan lagi keterampilan tambahan, melainkan fondasi untuk membangun daya saing menuju Indonesia Emas 2045—baik dalam inovasi, ekonomi kreatif, maupun kompetisi global.

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap Asta Cita Presiden dalam peningkatan kualitas SDM, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota MIND ID, menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Digital WriteYourVoice untuk pemuda Loeha Raya pada 26–27 November 2025. Program ini disiapkan untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, ketahanan terhadap misinformasi, serta pemanfaatan teknologi—termasuk Artificial Intelligence—secara positif dan produktif.

Sebanyak 35 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan ini, mulai dari OSIS SMP–SMA, mahasiswa, perangkat desa, petani, hingga lulusan baru dari Desa Loeha, Rante Angin, Bantilang, Masiku, dan Tokalimbo. Keberagaman peserta menunjukkan bahwa keterampilan digital mesti dimiliki seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya mereka yang berada di pusat kota.

Selama dua hari, tim Komunikasi PT Vale memberikan materi tentang penggunaan media sosial yang bijak, prinsip anti-hoaks, produksi konten kreatif, dan teknik menulis inspiratif. Peserta juga diajak mencoba penggunaan AI untuk membuat konten dan menulis artikel naratif.

“Kami ingin anak-anak daerah tidak kalah saing. Mereka harus percaya diri menyuarakan aspirasinya dan siap menghadapi tantangan dunia digital,” kata Mercy Balebu, Senior Project Manager Tanamalia.

Bagi Wirda Afiyah, mahasiswa UIN Palopo asal Tokalimbo, pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran yang membuka keberanian untuk berkarya.

“Kita diajak berani mencoba, berani menulis, dan mengolah ide. Selama mau belajar, semua mungkin,” ujarnya.

Program ini juga mendukung beberapa target global Sustainable Development Goals (SDGs), terutama:

  • SDG 4 – Quality Education, melalui peningkatan kapasitas pendidikan nonformal

  • SDG 8 – Decent Work & Economic Growth, dengan memperkuat kesiapan talenta digital

  • SDG 16 – Peace, Justice & Strong Institutions, lewat penguatan literasi anti-hoaks dan pencegahan disinformasi

BACA JUGA :  Pasar Murah BI – Disperindag Sultra, Beras jadi Primadona

Sebagai bagian dari pendekatan holistik terhadap pembangunan manusia, peserta turut diajak mengunjungi Taman Kehati Sawerigading Wallacea. Di lokasi ini, mereka melihat langsung praktik pertambangan berkelanjutan serta upaya pemulihan ekosistem yang dilakukan PT Vale.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. “Kami melihat sendiri bagaimana perusahaan menata kembali alam bekas tambang. Ini pengalaman yang luar biasa dan memberi keyakinan bahwa keberlanjutan itu nyata,” ungkap Nasruddin, pemuda asal Bantilang.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan SDM yang terus dilakukan PT Vale di Loeha Raya, mulai dari pelatihan vokasional, bimbingan masuk perguruan tinggi, pelatihan Kurikulum Merdeka untuk guru TK–SMP, hingga donasi buku dan alat tulis untuk Perpustakaan Jendela Dunia.

Direktur External Relations PT Vale, Yusri Yunus, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat di wilayah operasional.

“Kami tidak hanya membangun operasi yang berkelanjutan, tetapi juga masyarakat yang berdaya dan generasi muda yang siap bersaing di panggung nasional dan global. Transformasi digital harus membawa manfaat bagi semua, termasuk di desa-desa sekitar operasi,” tuturnya.

PT Vale menegaskan bahwa investasi pada manusia adalah pilar penting masa depan, dan inisiatif literasi digital ini akan terus diperdalam untuk mendukung agenda pembangunan nasional serta tujuan keberlanjutan global.