Dua Bintang Muda Astra Honda Ukir Rekor Gemilang di Ajang Balap Eropa 2025

oleh -135 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Dua pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, menutup rangkaian balap internasional 2025 dengan torehan membanggakan pada ajang FIM JuniorGP dan European Talent Cup (ETC). Melalui performa impresif sepanjang musim, keduanya kembali mengangkat nama Indonesia di kompetisi motor bergengsi Eropa.

Veda Ega Pratama berhasil mengakhiri musim di jajaran 10 besar klasemen FIM JuniorGP dengan total 70 poin. Catatan ini menjadi pencapaian historis bagi Astra Honda Racing Team, setelah Veda menorehkan enam kali finis Top 10 secara beruntun—rekor yang belum pernah dicapai pebalap Indonesia sebelumnya di kelas tersebut. Konsistensinya juga terlihat dari kemampuannya menembus baris depan pada beberapa seri, termasuk dua kali start dari baris kedua, menegaskan progres signifikan yang ia tunjukkan musim ini.

Pada saat yang sama, Ramadhipa menutup musim di posisi kelima klasemen ETC dengan perolehan 129 poin. Sejak putaran perdana di Portugal, pebalap asal Sleman itu langsung tampil mencuri perhatian dengan meraih podium pada balapan pertamanya. Konsistensi mempertahankan posisi di tujuh besar terus ia tunjukkan hingga seri-seri selanjutnya.

Puncak prestasi Ramadhipa terjadi di Prancis ketika ia memenangi race 1 dan mengumandangkan Indonesia Raya di Sirkuit Magny-Cours—kemenangan perdana Kiandra, sekaligus kemenangan pertama Astra Honda di ETC. Penampilan spektakulernya berlanjut di Barcelona awal November, di mana ia meraih kemenangan dramatis setelah memulai lomba dari posisi ke-24. Kemenangan tersebut menjadikannya pebalap Indonesia pertama yang berdiri di podium utama ajang ETC.

Putaran akhir musim dilangsungkan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 22–23 November. Veda tampil kompetitif di race 1 dan mengamankan posisi ke-10, meski harus mengakhiri race 2 setelah mengalami insiden. Nasib serupa dialami Ramadhipa yang terjatuh menjelang akhir balapan ketika bersaing di barisan depan pada putaran penutup ETC.

BACA JUGA :  Mesin Bermasalah, Tim SAR Evakuasi Puluhan Penumpang  KM Aksar 02

Bagi Veda, musim FIM JuniorGP 2025 menjadi tahap penting dalam perjalanan kariernya. Sepanjang tahun ia menunjukkan peningkatan stabil dan banyak menyerap pengalaman berharga. Semua pembelajaran tersebut akan ia bawa menuju level berikutnya saat turun di Moto3 World Championship bersama Honda Team Asia pada musim depan.

”Saya sangat berterima kasih kepada Junior Talent Team karena sudah bersama-sama bekerja keras sepanjang tahun ini. Saya harus belajar lebih lagi tentang set up motor dan perlu meningkatkan gaya balap. Akhirnya, terima kasih kepada Astra Honda atas atas kepercayaan, dukungan, dan semua perjalanan yang sudah kami hadapi,” ujar Veda.

Rasa syukur juga disampaikan Ramadhipa. Ia mengakui bahwa musim ini penuh dinamika, namun sekaligus memberikan pengalaman yang tak ternilai, terutama kemenangan bersejarah di Barcelona. Meski balapan terakhir tak berakhir sesuai harapan, ia tetap optimistis menghadapi musim mendatang.

”Saya sangat senang bisa menutup musim 2025, tetapi sayangnya saya juga sedikit kecewa karena terjatuh pada balapan terakhir. Untungnya, saya tidak mengalami cedera. Saya berterima kasih kepada tim yang sudah bekerja keras. Tahun depan saya akan mencoba mempersiapkan diri lebih baik. Terima kasih atas semua dukungan, dan kepada Astra Honda atas kepercayaannya kepada saya, sejak awal perjuangan di Eropa,” kata Rama.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas upaya dan perkembangan kedua pebalap muda tersebut. Menurutnya, capaian Veda dan Ramadhipa mencerminkan efektivitas jalur pembinaan berjenjang yang dijalankan AHM.

”Kami mengapresiasi perjuangan Veda dan Ramadhipa di musim 2025 ini. Mereka memanfaatkan secara maksimal kesempatan yang mereka dapatkan dan telah menunjukkan semangat kompetisi yang tinggi, serta membuktikan bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional. Veda kini siap melangkah ke kejuaraan dunia Moto3 bersama Honda Team Asia, dan Ramadhipa juga terus menunjukkan progres yang luar biasa. Pencapaian mereka juga tak luput dari hasil kerja keras, disiplin, dan dukungan tanpa henti dari seluruh masyarakat Indonesia,” kata Andy.

BACA JUGA :  Energizing Green Spaces, Kolaborasi PLN dan Kelompok Masyarakat Desa Binjeita Tanam 465 Pohon di Area PLTU Sulut-1

Penampilan keduanya di Eropa mempertegas komitmen AHM dalam melahirkan generasi pebalap berprestasi internasional melalui jalur pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara, AHM terus membuka peluang bagi talenta muda Tanah Air untuk menguasai panggung balap dunia dan membawa nama Indonesia semakin harum di kancah internasional.