Kendari, Berikabar.co – Di tengah tekanan ekonomi dan tantangan cuaca, Kota Kendari menunjukkan bukti nyata stabilitas pangan melalui panen raya. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama kelompok tani Gapoktan Samaendre, melaksanakan panen padi sawah di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan Kota Kendari tetap terjaga, dan inflasi daerah terkendali.
Siska Karina menyampaikan rasa bangga atas dedikasi para petani yang terus berproduksi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. Menurutnya, panen raya ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi bukti kerja keras kita semua. Kendari memang kota jasa, tapi kita punya potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan yang nyata. Kita wajib mensyukuri ini, karena beras yang kita panen hari ini adalah hasil kerja petani yang menjaga inflasi tetap aman,” ujar Siska.
Meskipun luas lahan pertanian di Kota Kendari relatif terbatas, komitmen pemerintah untuk mendukung petani terus diperkuat. Wali Kota berjanji tahun depan Pemkot akan meningkatkan dukungan, termasuk rencana pengaspalan jalan akses pertanian di Baruga serta penambahan sarana produksi seperti pupuk dan alat pertanian.
Kota Kendari, yang selama ini dikenal sebagai kota jasa, kini serius memperkuat sektor pangannya. Stabilnya harga bahan pokok seperti beras, cabai, dan bawang di pasar menjadi indikasi bahwa upaya menjaga keseimbangan antara produksi dan konsumsi membuahkan hasil.
“Inflasi kita terkendali karena komitmen semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, semua butuh dukungan masyarakat. Kalau harga tinggi masyarakat susah, kalau terlalu rendah pedagang merugi. Jadi keseimbangan inilah yang harus terus kita jaga,” tutupnya.





