Dukung BIK, Pemprov Sultra Lakukan Pendampingan untuk Hindari Gaya Hidup Konsumtif demi Masa Depan

oleh -206 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Kendari. Ia menekankan bahwa BIK bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi harus menjadi momentum strategis untuk mendorong perputaran ekonomi daerah melalui penggunaan uang secara produktif.

Andi Sumangerukka menyampaikan harapannya agar peningkatan inklusi keuangan diikuti dengan peningkatan daya beli masyarakat yang berfokus pada produk lokal.

“Ini kan sebenarnya bulan inklusi keuangan, artinya bulan menggunakan uang. Jadi bagi mereka yang memiliki uang, apakah ditabung atau dibelanjakan. Kami berharap dengan adanya Bulan Inklusi ini maka tingkat perekonomian kita akan meningkat karena mereka menggunakan uang,” ujarnya.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya dukungan masyarakat terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dampak BIK terasa hingga ke level akar rumput.

“Semoga saja yang menggunakan uang itu membeli di UMKM. Kalau dia beli di UMKM, berarti meningkatkan pendapatan UMKM kita juga. Artinya, UMKM kita juga punya uang, lalu bisa menabung. Setelah dia menabung, itu nanti bisa digunakan untuk investasi bahkan masa depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra telah mengambil langkah konkret untuk mendukung inklusi keuangan ini, terutama dalam membentuk pola pikir masyarakat yang lebih bijak secara finansial.

“Upaya pemerintah untuk dukung inklusi keuangan yakni kami lakukan pendampingan agar masyarakat tidak hidup konsumtif, sehingga uang yang ada sama dia bisa digunakan untuk masa depan, apakah itu investasi atau jangka panjang,” tutup Andi Sumangerukka.

BACA JUGA :  DPRD Sultra Bahas Transformasi Bank Sultra Jadi PT, Dorong Tata Kelola Lebih Modern