Warga Apresiasi Respons PT Vale Terkait Kebocoran Pipa di Towuti, Pemulihan Berjalan Menyeluruh

oleh -316 Dilihat

Towuti, Berikabar.co — PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemulihan masyarakat dan lingkungan di Kecamatan Towuti, 13 hari setelah insiden kebocoran pipa minyak. Perusahaan tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik, tetapi juga pada penanganan aduan warga sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab.

Sejak hari pertama, PT Vale langsung menurunkan tim tanggap darurat bersama kontraktor dan ratusan warga untuk menyisir aliran sungai yang terdampak. Area penyisiran meliputi Desa Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, hingga Timampu. Upaya pembersihan ini dilanjutkan selama 24 jam penuh oleh tim PT Vale untuk memastikan tidak ada sisa lapisan minyak.

Keseriusan ini diakui oleh Aroyos, warga Dusun Molindowe, Desa Lioka, yang pertama kali menemukan kebocoran. “Sawah saya terdampak, ternak juga. Tapi respon PT Vale sangat cepat. Dari hari pertama langsung sigap, melibatkan kontraktor dan masyarakat, mati-matian untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Hingga hari ke-13, total 162 aduan resmi telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti, Posko Tambahan di Desa Timampu, dan Hotline 24 jam. Aduan yang masuk mencakup berbagai isu, mulai dari dampak pada lahan pertanian, akses air bersih, hingga keluhan kesehatan. Pendekatan transparan ini memastikan setiap suara warga didengar dan ditindaklanjuti dengan jelas.

Salah satu aduan terkait bau menyengat di Dusun Molindowe langsung ditanggapi dengan menerjunkan tim medis dan tim industrial hygiene untuk memeriksa kesehatan warga dan mengukur kualitas udara. Masikua, seorang warga, merasakan langsung manfaatnya. “Sekarang sudah berangsur pulih. Kalau di dalam rumah, bau sudah tidak tercium lagi, beda dengan minggu lalu. Saya senang, merasa ada perhatian, tidak dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

BACA JUGA :  PLN UIP Sulawesi Raih Tiga Penghargaan InTechSEA 2025 atas Inovasi Sosial dan Lingkungan

Pemulihan di Towuti tidak berhenti pada penanganan darurat. Kerangka pemulihan jangka pendek, menengah, dan panjang telah dirancang berdasarkan rekomendasi tim ahli independen dan arahan solutif dari Pemerintah Daerah Luwu Timur.

“Komitmen kami masih sama: memastikan keselamatan warga dan pemulihan lingkungan melalui koordinasi intensif, kolaborasi, dan keterbukaan. Setiap aduan masyarakat adalah prioritas, dan kami akan terus hadir sampai Towuti benar-benar pulih,” ujar Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk.

Pendekatan PT Vale ini menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya soal tanggung jawab korporasi, tetapi juga tentang kebersamaan. Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap, dari pembersihan hingga penanganan aduan, proses pemulihan menjadi gerakan kolektif untuk mengembalikan kehidupan di Towuti.