Dukung Petani Lokal, Program TJSL PLN UIP Sulawesi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan

oleh -282 Dilihat

Barru, Berikabar.co – Para petani bawang merah di Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, sedang menikmati hasil panennya. Panen ini bukan hanya simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga bukti sukses program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PLN UIP Sulawesi yang telah berjalan sejak 2021.

Desa Lampoko dipilih sebagai lokasi penerima program TJSL karena berdekatan dengan proyek strategis PLN, yaitu PLTU Sulsel Barru 2. PLN memberikan dukungan langsung sesuai kebutuhan petani, seperti traktor, bibit bawang merah, mesin pemotong, mesin pengering, mesin peniris minyak, hingga alat pengemas produk bawang goreng. Bantuan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengadaan traktor secara signifikan meningkatkan hasil panen bawang merah dan mengurangi biaya produksi. Berdasarkan data 2021–2023, bantuan ini telah membantu petani menghemat biaya sewa traktor hingga Rp162 juta. Hingga kini, penghematan terus berlanjut berkat pemanfaatan traktor dari PLN. Selain itu, pendapatan petani juga meningkat seiring dengan bertambahnya volume penjualan.

Kepala Desa Lampoko, Budiman, S.A.P, menyampaikan bahwa hasil panen bawang di desanya sangat memuaskan. “Hasil panen para petani di musim panen kali ini kurang lebih 1 ton, dengan harga Rp30–40 ribu per kilogram yang berarti mencapai sekitar Rp700 juta. Di musim sebelumnya bahkan petani bisa sampai 2 ton hanya dengan masa tanam 60 hari, semua ini tak lepas dari dukungan sarana pertanian dari PLN,” tuturnya.

Wisnu Kuntjoro Adi, General Manager PLN UIP Sulawesi, menegaskan bahwa hasil panen di Desa Lampoko adalah bukti nyata keberhasilan program. “Kami bangga melihat para petani Desa Lampoko kini mampu mandiri dalam mengelola lahannya. Program TJSL ini terbukti memberi dampak signifikan, terlihat dari capaian Social Return on Investment (SROI) sebesar 5,6. Selain itu, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) juga mencatat angka 3,90 dengan kategori A atau sangat baik. Angka ini membuktikan bahwa program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Serahkan SK Pengurus Kadin Bombana, Kadin Sultra Siap Genjot Pertumbuhan Ekonomi Pelaku UMKM

PLN UIP Sulawesi memandang keberhasilan di Lampoko sebagai bukti bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui program TJSL, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan energi perubahan yang memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitar proyek strategisnya.