Transformasi Digital dan Strategi Beyond kWh Antarkan PLN Masuk Fortune Global 500

oleh -559 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co — PT PLN (Persero) telah mengukir sejarah dengan masuk ke dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025. Prestasi ini diraih berkat transformasi digital yang komprehensif dan strategi diversifikasi bisnis yang sukses, yang dikenal sebagai Beyond kWh. Strategi ini memungkinkan PLN meraih pendapatan dari berbagai layanan di luar penjualan listrik konvensional.

Pada tahun 2024, pendapatan beyond kWh PLN mencapai Rp13,23 triliun, melonjak 28,69% dari Rp10,28 triliun pada tahun 2023. Sumber pendapatan ini berasal dari berbagai sektor, seperti layanan jaringan dan jasa telekomunikasi Iconnet, sertifikat energi terbarukan (Renewable Energy Certificate/REC), infrastruktur kendaraan listrik (EV), jasa pemeliharaan, layanan digital, hingga penyediaan platform smart grid dan sistem manajemen energi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa masuknya PLN ke dalam Fortune Global 500 adalah bukti nyata keberhasilan transformasi perusahaan yang mendorong peningkatan pendapatan.

“Prestasi ini merupakan bukti keberhasilan transformasi digital dan beyond kWh yang dijalankan. Ini bukan hanya pengakuan terhadap skala usaha kami, tetapi juga terhadap daya saing dan ketahanan bisnis PLN dalam menjawab dinamika global,” ujar Darmawan.

Ia menjelaskan, PLN terus mempercepat transformasi digital di seluruh lini bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional, keandalan pasokan, dan kualitas layanan pelanggan. Transformasi ini menjadi bagian integral dari strategi perusahaan untuk mendukung transisi energi nasional dan memperkuat peran PLN sebagai penggerak utama elektrifikasi dan dekarbonisasi di Indonesia.

Darmawan menekankan bahwa transformasi digital PLN bukan hanya tentang adopsi teknologi, melainkan juga perubahan budaya, proses kerja, dan model layanan untuk menjawab tantangan energi masa depan.

“Transformasi digital PLN adalah pilar utama dalam mempercepat elektrifikasi, memperluas energi bersih, dan membangun pelayanan pelanggan yang modern, efisien, dan terhubung secara real-time. PLN harus hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penyedia solusi energi,” ucapnya.

BACA JUGA :  Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat

Selain itu, strategi beyond kWh menjadi bagian penting dari transformasi bisnis PLN untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks. Strategi ini menandai pergeseran PLN dari sekadar penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi terintegrasi berbasis teknologi dan keberlanjutan.

“Strategi beyond kWh adalah lompatan besar PLN dalam mengubah model bisnis menjadi lebih customer-centric dan berorientasi solusi. Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menghadirkan nilai, efisiensi, dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola energi mereka,” kata Darmawan.

Strategi ini, lanjutnya, adalah bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan Energy as a Service (EaaS), di mana pelanggan bisa mendapatkan layanan energi yang menyeluruh. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan agenda transformasi ini, termasuk pengembangan produk berbasis Internet of Things (IoT), smart metering, serta ekosistem energi berbasis komunitas dan industri.