Pemerintah Pusat Pilih Desa Lebo Jaya di Konawe Selatan untuk Lokasi Pembangunan SMA Unggul Garuda Sultra

oleh -571 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menunjuk Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyatakan bahwa pemilihan Sultra sebagai salah satu provinsi untuk SMA unggulan ini merupakan suatu kehormatan, bersama dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bangka Belitung. Ia menggarisbawahi bahwa penetapan lokasi di Sultra ini lebih cepat dari provinsi lain berkat komunikasi yang intensif antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Pusat.

“Penetapan SMA Unggul Garuda di Sultra lebih awal dari provinsi lain di Indonesia berkat komunikasi kontinyu dari kita Pemprov Sultra dengan Pemerintah Pusat. Ini peluang bagi putra putri kita menuntut ilmu di sekolah unggulan,” kata Gubernur Sultra.

Gubernur berharap agar para bupati/walikota di Sultra dapat memotivasi sekolah-sekolah di wilayahnya untuk meningkatkan kualitas peserta didik. Ia menekankan bahwa seleksi masuk ke SMA Unggul Garuda bersifat terbuka dan profesional. Oleh karena itu, siswa/siswi SMP di Sultra harus siap bersaing dengan calon siswa dari luar Sultra.

“Karena pola rekrutmen masuk SMA Unggul Garuda terbuka dan profesional maka siswa/siswi SMP di Sultra harus siap berkompetisi dengan siswa/siswi SMP dari luar Sultra. Kalau anak-anak kita tidak memiliki kualitas handal maka tidak tertutup kemungkinan diisi anak-anak luar Sultra,” ungkapnya.

Keputusan penetapan Desa Lebo Jaya ini tertuang dalam surat resmi Kemdiktisaintek yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, pada 16 Juli 2025.

“Merujuk pada hasil tinjauan ke beberapa calon lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda di Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan hormat kami sampaikan bahwa Desa Lebo Jaya, Kabupaten Konawe Selatan telah dipilih sebagai lokasi untuk pembangunan SMA Unggul Garuda,” tulis Burhani dalam surat tersebut.

BACA JUGA :  Pastikan Keamanan Wisatawan, Kapolda Sultra dan Forkopimda Pantau Langsung Pantai Toronipa

Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah ini dipastikan telah “clear and clean” dan memiliki sertifikat kepemilikan yang sah. Pemilihan lokasi ini merupakan hasil dari kunjungan lapangan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, pada 4-6 Juli 2025. Dalam kunjungan tersebut, Stella meninjau beberapa lokasi potensial, termasuk di Kabupaten Konawe, Kabupaten Wakatobi, dan Desa Lebo Jaya, Konawe Selatan.

Menanggapi keputusan ini, Gubernur Andi Sumangerukka mengapresiasi dan menjelaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari upaya aktif pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan teknis yang diperlukan.

“Artinya begini, karena kita menindaklanjuti. Terutama untuk mendapatkan sekolah itu harus memenuhi syarat-syarat teknis. Nah, memang harus ada intervensi dari gubernur atau bupati. Kalau kita hanya membiarkan saja, saya rasa tidak akan mungkin. Sekolah ini sangat kita butuhkan,” ujar Andi Sumangerukka.

Pembangunan SMA Unggul Garuda diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan di Sultra, serta menjadi wadah untuk melahirkan siswa-siswi berprestasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.