Kendari, Berikabar.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan acara peluncuran QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) Sulawesi Tenggara 2025. Acara ini disatukan dengan pembukaan Pesta Rakyat Claro, sekaligus menjadi penutup dari rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) yang telah berlangsung sejak 11–17 Agustus 2025 dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-88. Acara ini turut dihadiri oleh Asisten (II) Perekonomian & Pembangunan Kota Kendari, Dr. Ir. Nismawati, M.Si, serta General Manager Hotel Claro Kendari, Syahrir Ramadan, bersama para pemangku kepentingan, komunitas, dan pelaku UMKM.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BI untuk memperluas digitalisasi sistem pembayaran dan mendorong inklusi keuangan di Sultra. “Kegiatan ini diproyeksikan memberi dampak positif pada perputaran keuangan dan perekonomian Kota Kendari, khususnya sektor UMKM,” katanya. Berdasarkan pengalaman Festival Bakul Ramadhan Claro yang mampu menghadirkan lebih dari 20 ribu pengunjung, kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk memperluas digitalisasi pembayaran karena seluruh tenant bazaar menerapkan pembayaran QRIS.
Acara peluncuran QJI ini berkolaborasi dengan Pesta Rakyat Claro sebagai ruang inklusif bagi UMKM. Untuk mendukung digitalisasi pembayaran, Bank Indonesia juga menyediakan voucher belanja senilai Rp15.000 untuk transaksi minimal Rp50.000 dengan QRIS di tenant bazaar. Voucher ini disediakan dengan kuota 200 lembar per hari selama satu minggu.
Kemeriahan acara dimulai dengan kegiatan vespa tour edukatif yang diikuti komunitas vespa Kota Kendari dan perwakilan peserta QJI Sultra. Rute perjalanan dimulai dari Hotel Claro menuju Jembatan Bahteramas, MTQ, hingga Masjid Al Alam.
Selanjutnya, pada hari ini, 20 Agustus 2025, bertempat di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, secara resmi dilepas 10 tim peserta QRIS Jelajah Budaya Indonesia Sulawesi Tenggara 2025. Tim-tim ini akan berkompetisi dengan melaksanakan 10 misi utama sebagai bagian dari edukasi QRIS. Misi ini akan berlangsung hingga 24 Agustus 2025 di tiga lokasi utama, yaitu Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Wakatobi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas literasi dan inklusivitas keuangan digital, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Sulawesi Tenggara.





