Pomalaa, Berikabar.co – PT Vale Indonesia, melalui tim Environment & Commitment Management, sedang membangun sebuah fasilitas pembibitan (nursery) yang bertujuan untuk mendukung kegiatan reklamasi dan rehabilitasi lingkungan. Pembangunan fasilitas ini, yang telah dilengkapi dengan izin UKL-UPL, akan berdiri di atas lahan seluas 4,62 hektar.
Menurut Environment and Permit Manager PT Vale Indonesia GP Pomalaa, Firman Gunawan, pembangunan nursery ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya.
Dijelaskannya bahwa area nursery akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk pembibitan, penelitian, hingga edukasi lingkungan. “Fasilitas yang disiapkan meliputi kantor, area seeding, green house, serta laboratorium kultur jaringan. Nantinya juga akan ada fasilitas pengolahan limbah dan budidaya cacing. Ini semua mendukung tujuan utama, yaitu reklamasi dan rehabilitasi lingkungan, tidak hanya untuk kepentingan perusahaan, tapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar,” jelasnya
Selain tanaman untuk reklamasi, fasilitas ini juga akan mengembangkan tanaman endemik khas Sulawesi Tenggara, seperti kayu kolaka. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberadaan laboratorium kultur jaringan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar atau praktik oleh mahasiswa atau pihak lain yang tertarik.
PT Vale berharap kehadiran nursery ini bisa memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan serta berdampak pada peningkatan ekonomi lokal. “Kami harapkan, lewat nursery ini, perekonomian di sekitar area bisa ikut berkembang. Teman-teman yang ingin belajar, praktik, atau melakukan penelitian akan difasilitasi,” ujarnya.
Ditambahkannya bahwa proses pembangunan nursery ini akan dikerjakan oleh tim kontraktor lokal. “Luas lahan yang digunakan mencapai 4,62 hektar dan berada di kawasan Dalmi, daerah operasional PT Vale,” pungkasnya.
Pembangunan nursery ini menjadi bagian dari komitmen PT Vale untuk mendukung program reklamasi yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya.





