Tingkatkan Efisiensi dan Optimalisasi Biaya, PT Vale Indonesia Cetak Laba di Triwulan Kedua

oleh -517 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co  – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengumumkan pencapaian kinerja pada triwulan kedua tahun 2025 yang menunjukkan hasil positif di tengah tantangan pasar. Perseroan mencatat peningkatan volume produksi dan pendapatan, didukung oleh efisiensi operasional dan strategi pengelolaan biaya yang ketat.

Produksi nikel dalam matte PT Vale pada triwulan kedua 2025 meningkat sebesar 9% dibandingkan triwulan sebelumnya. Secara tahunan, produksi juga menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 12%. Total produksi untuk paruh pertama tahun 2025 tercatat 2% lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2024. Perseroan menargetkan total produksi nikel dalam matte sekitar 71.234 metrik ton untuk keseluruhan tahun 2025.

Peningkatan produksi ini sejalan dengan kinerja keuangan yang lebih baik. Total pendapatan PT Vale mencapai AS 12.091 per ton. Meskipun demikian, PT Vale berhasil mempertahankan EBITDA pada tingkat sehat sebesar AS 3,5 juta pada triwulan ini.

Wakil Presiden Direktur dan  Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar, melaporkan bahwa peningkatan pengiriman nikel matte mencerminkan kinerja operasional yang stabil dan peningkatan efisiensi produksi.

Untuk menjaga stabilitas keuangan, PT Vale telah melakukan optimalisasi biaya yang ketat, terutama dalam hal biaya SG&A dan pengeluaran korporat lainnya. Konsumsi HSFO dan batu bara meningkat seiring dengan volume produksi yang lebih tinggi, sementara konsumsi diesel kembali ke tingkat normal. Harga batu bara mengalami penurunan signifikan sebesar 19% dibandingkan triwulan sebelumnya, yang sejalan dengan tren harga komoditas global dan peningkatan efisiensi pengadaan material curah.

Melihat ke depan, Direktur dan  Chief Financial Officer Perseroan, Rizky Putra, menyatakan optimisme terhadap prospek produksi. Ia menambahkan bahwa perusahaan mengantisipasi baseline yang lebih kuat di paruh kedua tahun ini setelah berhasil mencapai kesepakatan baru penetapan harga nikel matte dengan pelanggan dan memperoleh persetujuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB). Perkembangan ini diharapkan dapat memperkuat posisi PT Vale ke depannya.

BACA JUGA :  Pegabdian ke-33 Tahun, TNI-Polri Gelar Vaksinasi Dengan Target 10.000 Dosis