Suksesi Ekonomi Kreatif: KFF 2025, Tonggak Baru Pariwisata Kuliner Kendari

oleh -363 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kendari Food Festival (KFF) 2025 secara resmi dibuka di pelataran eks MTQ pada Selasa malam, 8 Juli 2025. Acara yang diusung oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Komunitas Kuliner Kendari (Tripelka) ini mengusung tema “Perang Kuliner” dan menampilkan 40 brand UMKM dengan lebih dari 300 jenis menu.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Syamsinar, menjelaskan peran krusial UMKM dalam perekonomian nasional, di mana sektor ini berkontribusi 61 persen atau Rp9,7 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan menyerap 97 persen tenaga kerja.

“Di Kota Kendari, dari angka 27 persen, hari ini UMKM menyumbang 32 persen terhadap PDRB Sultra. UMKM menjadi tonggak ekonomi Indonesia,” ujar Syamsinar.

Ia menambahkan bahwa Kota Kendari dan Kota Baubau merupakan daerah dengan jumlah UMKM terbanyak di Sultra saat ini, dan ia berharap pergerakan UMKM di kedua kota ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Syamsinar juga mengungkapkan bahwa acara serupa di tahun-tahun sebelumnya berhasil mencatatkan transaksi antara Rp600-700 juta, dan ia berharap KFF tahun ini dapat melampaui angka tersebut untuk semakin berkontribusi pada ekonomi Sultra.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kendari, Hermawati, menyatakan bahwa KFF bukan sekadar ajang pameran cita rasa, melainkan juga sarana promosi untuk menonjolkan kekuatan kuliner lokal. “Para pelaku kuliner dapat melakukan promosi secara maksimal, serta peluang lebih besar dalam mengembangkan usahanya. Kami harap kegiatan ini dapat terus berlangsung,” kata Hermawati.

Ketua Panitia KFF 2025, Ahmad Joni Sembodo, menjelaskan bahwa KFF adalah event kuliner tahunan yang kembali diadakan setelah sempat vakum. Tahun 2025 menandai penyelenggaraan yang ketujuh kalinya di Kota Kendari.

BACA JUGA :  OJK Sultra Temukan Dompet Digital AMG Pantheon, Transaksi Capai Jutaan Dolar di Jaringan Internasional

Tujuan utama dari festival ini adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan para pelaku kuliner lokal, menyediakan ruang hiburan dan edukasi bagi masyarakat Kendari, serta menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata Kota Kendari melalui kekayaan budayanya. “Festival ini memperkuat solidaritas pelaku UMKM dan komunitas, serta menjadi bukti bahwa Kota Kendari siap menjadi kota destinasi kuliner dan kreatif di Sultra,” pungkas Ahmad Joni Sembodo.

KFF 2025 akan berlangsung selama lima hari, mulai dari 8 hingga 12 Juli 2025, setiap hari pukul 16.00 hingga 22.00 WITA. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai lomba dan hiburan menarik.