Kendari, Berikabar.co – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan. Melalui peningkatan infrastruktur jaringan di Pulau Buton dan Pulau Muna, IOH memperluas cakupan layanan untuk mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat di wilayah tersebut.
Di Kota Baubau, cakupan jaringan Indosat kini telah menjangkau 99% populasi. Hal ini didorong oleh peningkatan signifikan infrastruktur jaringan, yakni penambahan site sebesar 41% dan peningkatan kapasitas jaringan hingga 48% di Pulau Buton. Sementara itu, di Pulau Muna, jumlah site tumbuh 31% dengan kapasitas jaringan meningkat 65%. Peningkatan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pembelajaran daring, hiburan digital, hingga layanan publik berbasis internet.
EVP Head of Circle Kalisumapa IOH, Swandi Tjia, menyampaikan bahwa langkah strategis ini menjadi solusi atas tantangan geografis yang dihadapi wilayah kepulauan seperti Buton dan Muna. “Kami ingin memberikan marvelous experience kepada masyarakat melalui jaringan yang kuat dan stabil, untuk mendukung gaya hidup digital mereka,” ujarnya.
Selain memperkuat jaringan seluler, Indosat juga menghadirkan layanan internet rumah melalui Indosat HiFi di Sulawesi Tenggara. Layanan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dengan menghadirkan koneksi internet rumah yang cepat, stabil, dan andal, menjawab kebutuhan akan konektivitas yang semakin penting di era digital.
Untuk menjangkau masyarakat secara lebih merata, IOH telah mengoperasikan lebih dari 130 ribu titik Service Distribution Point (SDP) di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Muna dan Baubau. Lewat Mitra IM3 dan 3Kiosk, masyarakat kini dapat dengan mudah mengakses layanan digital seperti pembelian paket data dan isi ulang pulsa, tanpa kendala jarak.
Melalui ekspansi jaringan dan layanan ini, Indosat Ooredoo Hutchison terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di daerah-daerah terpencil dan kepulauan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari misi perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang setara bagi seluruh masyarakat Indonesia, di mana pun mereka berada.





