Kolaborasi Asmo Sulsel dan Kebun Tetangga Cokonuri Berdayakan UMKM Lokal

oleh -377 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Dalam upayanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, Asmo Sulsel menyelenggarakan seminar mengenai Strategi Pemasaran Produk UMKM untuk UMKM binaannya, Kebun Tetangga (KT) Cokonuri, pada tanggal 29 Juli 2025. Acara ini diadakan di kantor UMKM KT Cokonuri yang beralamat di Jl. Cokonuri Raya No. 60, Makassar.

Seminar ini dihadiri oleh 34 peserta, termasuk karyawan UMKM KT, perwakilan dari kelurahan dan kecamatan setempat, direktur bank sampah, serta beberapa pelaku UMKM lainnya di wilayah tersebut. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan praktis tentang pemasaran produk kepada para pelaku UMKM, sehingga mereka dapat meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Muhammad Syukron Makmun, pendiri UMKM KT, seorang pegiat volunturisme, dan penulis, menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Ia menyoroti pentingnya membangun narasi dan kisah di balik produk sebagai strategi pemasaran yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga nilai dan dampak sosial dari bisnis tersebut.

Evalyn Susilowati, Finance Manager Asmo Sulsel, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk mendorong kemandirian UMKM. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Asmo Sulsel yang berfokus pada sektor perkebunan dan pertanian dengan memperkuat kapasitas UMKM lokal.

“Kami yakin bahwa kesuksesan UMKM lokal akan secara langsung berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali mereka dengan ilmu yang dapat diterapkan dan membangun ekosistem kolaboratif yang saling mendukung,” tutur Evalyn.

Melalui kemitraan dengan komunitas seperti Kebun Tetangga Cokonuri, Asmo Sulsel berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah lain untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih inklusif dan memiliki dampak sosial yang luas.

BACA JUGA :  BIK 2025 Sultra Ditutup, Kepala OJK Tegaskan Bukan Sekadar Kampanye, Tapi Gerakan Nyata Penyelamatan Ekonomi Masyarakat