Gubernur Sultra Gelar Jumat Berkah, Bagikan 1.000 Porsi Makanan dan Janji Fasilitasi Lapangan Kerja

oleh -313 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengawali komitmennya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program “Jumat Berkah”. Acara yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra pada Jumat, 25 Juli 2025, ini mengangkat tema “Menebar Kebaikan, Meraih Keberkahan” dan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai latar belakang, serta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam suasana kebersamaan dan penuh kekeluargaan, sebanyak 1.000 porsi makanan dibagikan secara gratis. Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi langsung antara pemimpin daerah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyatakan kebahagiaannya bisa bertemu langsung dengan warga. Ia menegaskan bahwa program “Jumat Berkah” adalah inisiatif pribadinya yang akan terus dilakukan setiap hari Jumat sebagai wujud komitmen moral dan sosial kepada masyarakat Sultra. “Saya sangat bahagia, karena ternyata banyak masyarakat yang mau datang, mau bertemu, dan bersilaturahmi. Saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat kita, bukan hanya dari media sosial atau laporan,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa “Jumat Berkah” bukan kegiatan seremonial semata. Ia percaya bahwa pemerintah harus hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan berbagai persoalan, terutama yang dihadapi oleh mereka yang terpaksa berada di jalanan karena keterbatasan ekonomi. “Banyak dari mereka sebenarnya tidak ingin berada di jalan, tapi karena kondisi memaksa, mereka tidak punya pilihan,” kata Gubernur.

Oleh karena itu, ia bertekad untuk memberikan masa depan yang lebih baik. “Maka dari itu, saya ingin kita semua di sini punya masa depan. Kita akan data mereka satu per satu, cari tahu kebutuhan dan kemampuan mereka, lalu ciptakan lapangan kerja yang sesuai,” tambahnya, menunjukkan tekadnya untuk memberikan solusi konkret.

BACA JUGA :  Anton Timbang Jadi Calon Tunggal Ketua IMI Sultra

Gubernur juga mencontohkan ide untuk menciptakan lapangan kerja berbasis kebutuhan, seperti penyuluh KB. “Saya ingin tahu kemampuan ibu-ibu, bapak-bapak semua. Kalau memang banyak yang butuh pekerjaan sebagai penyuluh KB, nanti akan kita fasilitasi. Pemerintah akan hadir untuk menyambungkan antara kebutuhan dan kesempatan,” ujarnya, seraya meminta Sekretaris Daerah Sultra untuk menindaklanjuti pendataan dan fasilitasi program-program tersebut.

Andi Sumangerukka menekankan bahwa niatnya bukan untuk pencitraan, melainkan murni sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab sosialnya. Ia berharap, kegiatan ini akan memicu sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah sosial secara nyata dan berkelanjutan. “Saya tidak ingin ada lagi masyarakat kita yang duduk di pinggir jalan karena merasa pemerintah tidak hadir. Ini adalah janji saya kepada Allah SWT dan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara, bahwa setiap Jumat saya akan hadir dan mendengarkan langsung suara rakyat,” tegasnya.

Acara ditutup dengan pembagian makanan dan pendataan masyarakat oleh tim panitia. Suasana yang haru dan semangat gotong royong yang kuat sangat terasa, menggambarkan tekad kuat Pemerintah Provinsi Sultra untuk menyejahterakan warganya. “Mimpi saya, suatu hari nanti ada anak-anak yang hari ini hadir di sini, kelak akan berdiri di tempat ini sebagai pemimpin yang melanjutkan semangat kebaikan dan pengabdian ini,” pungkasnya penuh harap.