Ditlantas Polda Sultra Gandeng TNI dan Dishub Gelar Razia, Beri Sanksi hingga Edukasi Keselamatan

oleh -396 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara kembali melaksanakan Operasi Patuh Anoa 2025 di hari ke-12. Razia kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, digelar di sejumlah lokasi, salah satunya di Jalan Laode Hadi Bypass, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Sebelum memulai razia, personel Ditlantas Polda Sultra melaksanakan apel gabungan bersama Polisi Militer (POM) TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) di halaman Markas Komando (Mako) Patroli Jalan Raya (PJR).

Operasi Patuh Anoa 2025 kali ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sultra, AKBP Arif Irawan, S.H., S.I.K., M.H.

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam tertib berlalu lintas. “Operasi ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat menekan potensi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, menegaskan fokus operasi yang tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah pelanggaran, terutama terkait penggunaan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan standar. Terhadap pelanggaran ini, petugas memberikan teguran dan penindakan berupa tilang.

“Bagi pengendara yang menggunakan pelat tidak sesuai standar, kami berikan himbauan untuk segera menggantinya dengan pelat resmi yang dikeluarkan pihak kepolisian. Namun, bagi yang melanggar aturan lalu lintas lainnya, kami lakukan penilangan sesuai ketentuan,” tambah Dirlantas.

Dari hasil razia, tercatat sebanyak 46 pelanggaran, dengan rincian 16 penilangan dan 30 teguran. Selain penindakan, Ditlantas Polda Sultra juga melakukan upaya edukasi dengan membagikan helm kepada pengendara yang belum memenuhi standar keselamatan.

BACA JUGA :  Hindari Lonjakan Covid-19, Alasan Munas Kadin Dipindahkan di Kendari

Nawir, salah satu pengendara yang terjaring pemeriksaan, menyambut baik pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2025. Ia menilai kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran pengguna jalan. “Kita juga kadang lalai berkendara, dengan adanya Operasi Patuh ini kita bisa lebih memperhatikan kesiapan guna keselamatan di jalan raya,” ungkapnya.

Operasi Patuh Anoa 2025 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari dan diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.