Warga Kendari Sambut Antusias Plasticpay, BI Sultra Dorong Inovasi Ramah Lingkungan

oleh -407 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan bertajuk Sultra Maimo pada 20-22 Juni 2025 di The Park Kendari. Salah satu inisiatif menarik dalam kegiatan ini adalah ajakan kepada masyarakat untuk menukarkan sampah botol plastik menjadi uang tunai.

Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik, sekaligus memberikan insentif ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Kepala BI Sultra, Edwin Permadi, menyampaikan harapannya agar masyarakat Kendari benar-benar memanfaatkan kehadiran Plasticpay di Sultra Maimo 2025 secara maksimal. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam mengelola sampah.

“Sebab kita ingin mengubah paradigma masyarakat dari beli-buang menjadi memanfaatkan kembali sampah dari apa yang mereka beli, seperti botol plastik ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edwin berharap konsep seperti ini dapat meluas ke seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. “Kami harap ini bisa juga ada di Kendari dan Sultra secara luas, khususnya di tempat-tempat wisata, agar ekonomi terus berputar,” harapnya.

Sementara itu, Strategic Communication & Partnership Plasticpay, Zelvia Meliani, menjelaskan bahwa kehadiran Plasticpay di Kendari merupakan yang pertama kalinya. Kehadiran mereka khusus untuk memeriahkan Sultra Maimo 2025 yang digelar oleh BI Sultra.

“Khusus kegiatan ini kami hadir di Kendari. Per botol plastik dinilai seharga Rp500 yang dapat dikurangkan menggunakan aplikasi Plasticpay yang dapat didownload lewat Appstore maupun Playstore,” kata Zelvia pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ia mengungkapkan bahwa setiap botol plastik yang dikumpulkan melalui Plasticpay dapat mengurangi emisi karbon sebanyak 83 gram. Botol-botol yang terkumpul tersebut nantinya akan didaur ulang menjadi berbagai produk yang fungsional, modis, tahan lama, dan terjangkau.

BACA JUGA :  Satu Hati Honda-PSM, Asmo Sulsel Luncurkan Sepeda Motor Limited

Produk daur ulang tersebut mencakup tas, tempat pensil, dan barang lainnya yang bernilai guna tinggi. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan minat masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan dampak ekonomi dan lingkungan yang positif.

“Dengan menukar botol plastik, kita turut berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan. Hal tersebut menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Kendari, karena di hari biasa satu botol plastik itu dinilai dengan Rp56,” ujar Zelvia.