Kendari, Berikabar.co – Nyanyian anak-anak di ujung negeri terutama di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) juga menjadi salah satu perhatian pemerintah. Tidak boleh ada kata pembeda antara anak-anak yang tinggal di daerah perkotaan hingga di pelosok, semua memiliki hak untuk mengenyam pendidikan yang sama.
Rizka Wardani Kepala SD Negeri 5 Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan, menceritakan semangat anak didiknya untuk terus mengejar mimpi-mimpi dan harapannya. Sebagai tenaga pendidik, Rizka tentu harus memiliki inovasi dan kreativitas untuk terus mengajar sehingga anak didiknya juga tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan kreatif.
Tinggal di wilayah kepulauan, menurut Rizka salah satu hal urgen yang harus diperhatikan yakni jaringan seluler yang juga ikut mendukung kreativitasnya dalam menyiapkan bahan ajar. Ia pun mengakui telkomsel memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan anak didiknya. Pasalnya, dengan menggunakan simpati dari telkomsel, ia tidak terkendala untuk menyiapkan bahan ajar.
“Jaringan Telkomsel sangat membantu pembelajaran di sekolah apalagi jaringannya tidak loading sehingga ketika saya akan mengakses atau membuat bahan ajar itu sangat terbantu dan anak didik saya juga tidak akan tertinggal,” kata Rizka kepada berikabar.co, Kamis (26/6/2025).
Ia tidak memungkiri bahwa dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, maka baik pendidik dan anak didik harus melek dan bisa untuk menggunakan teknologi itu sendiri. Kemajuan teknologi yang tidak didukung dengan jaringan yang stabil tentu akan membuat kesulitan, sementara guru juga harus memiliki inovasi untuk membuat calon generasi pemimpin bangsa berkembang mengikuti perubahan.
“Kebutuhan pembelajaran yang semakin mengedepankan IT semuanya butuh akses internet yang baik dan lancar. Alhamdulillah saya selama menggunakan simpati selalu stabil,” tegasnya.
Rizka juga mengatakan bahwa akses telkomsel dengan beragam promo dan layanan yang bisa didapatkan melalui My Telkomsel membuat dirinya semakin dipermudah.
“Mudah diakses dan harganya juga sangat terjangkau,” ujarnya.
Ia pun berharap terlkomsel khususnya simpati bisa terus memberikan yang terbaik untuk negeri ini khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah 3T, sehingga kemajuan teknologi bisa berbarengan dengan kesiapan anak-anak di pelosok.
“Untuk saat ini sudah bagus, tapi mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik lagi tentu dengan beragam promo lain yang lebih menarik,” harapnya.
Sementara itu, Bagus Budi Kurniawan, Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Kendari, menegaskan bahwa dalam semangat memperkuat inklusi digital nasional, evolusi layanan simpati dari Telkomsel hadir sebagai solusi konkret untuk menjawab tantangan pemerataan akses digital, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Melalui berbagai pilihan paket digital lifestyle, simpati menawarkan akses ke konten edukatif seperti *Perplexity Pro* dan *Ilmupedia Tryout* untuk mendukung pelajar dan tenaga kerja informal dalam meningkatkan kapasitas diri,” jelasnya.
Ditegaskannya pula bahwa kemudahan memilih hingga 24 benefit digital—mulai dari hiburan, musik, gaming, hingga voucher belanja—juga memberi peluang bagi pelaku UMKM untuk tetap terkoneksi, berkembang, dan berdaya saing dalam ekosistem digital.
“Melalui dukungan jaringan Telkomsel, simpati menegaskan perannya sebagai penggerak utama transformasi digital Indonesia yang merata dan inklusif, sejalan dengan semangat #TerbaikUntukmu dan komitmen Telkomsel untuk *Majukan Indonesia*,” tegasnya.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyatakan, bahwa telkomsel terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik. “Tepat 30 tahun, tiga dekade dengan langkah, peluh, dan pengabdian, Telkomsel terus menyalakan sinyal harapan di pelosok hingga penjuru negeri. Sejak 26 Mei 1995, mulai dari BTS pertama di Batam hingga kini menjadi market leader, kepercayaan pelanggan telah menyalakan semangat kami untuk terus berikan yang terbaik, bersungguh-sungguh, dengan niat tulus melayani tanpa pamrih. SIMPATI kini kami hadirkan dengan pilihan-pilihan yang semakin mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan,” jelasnya.
Dikatakannya bahwa simpati mempelopori tren telekomunikasi prabayar Indonesia lewat fitur transfer pulsa, nada sambung pribadi (NSP), dan varian seperti simPATI Nusantara, simPATI LOOP, hingga simPATI Jitu yang membangun ikatan emosional yang mengakar di hati pelanggan selama seperempat abad.
Lanjutnya telkomsel prabayar berevolusi menjadi simpati, brand utama layanan seluler prabayar yang memberi pelanggan kebebasan memilih 1 dari 24 benefit yang paling relevan dengan gaya hidup digital mereka, didukung jaringan 4G/LTE dan Hyper 5G terdepan dan terluas Telkomsel.
Dijelaskannya pula bahwa kartu perdana simpati tersedia seharga Rp35 ribu, sudah termasuk kuota dasar 3 GB untuk 30 hari. 1 dari 24 pilihan digital lifestyle benefit yang bebas untuk pelanggan pilih melalui aplikasi MyTelkomsel:
Simpati Nonton – Akses YouTube Premium, Disney+ Hotstar, Prime Video, VIU, atau WeTV,
Simpati Belanja – Voucher belanja Gopay, Gojek, atau Zalora,
Simpati GameOn – Diamond Mobile Legends, Free Fire, Voucher MajaMojo, atau Jaringan Prioritas,
Simpati Musik – Kuota untuk VNSP, LangitMusik, atau Noice,
Simpati Pintar – Akses Perplexity Pro, OWDI, Ilmupedia Tryout, Travel Buddy, atau Fita,
Simpati Aman – ProtekSi Kecil, Jelajah Aman, Norton Mobile Security, Trend Micro Mobile Security.
Founder Bimbel Anandonia, Eka fitrimelani lutfi, menyampaikan bahwa sebagai seorang guru, koneksi lancar itu merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung materi-materi yang akan disampaikan. Tidak jarang, ia juga menggunakan koneksi internet ketika sedang mengajar dan ingin memberikan contoh secara langsung.
“Sebagai guru, koneksi yang lancar itu penting. Dari membuat bahan ajar digital dan juga mengajar daring,” tegasnya.
Komunikasi kepada orang tua murid juga merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam membangun komunikasi untuk mengetahui perkembangan anak. “Sampai komunikasi dengan orang tua murid semuanya butuh jaringan yang bisa diandalkan,” katanya.
Eka pun menuturkan beberapa keunggulan yang ia rasakan selama menggunakan simpati yang sangat mendukung aktivitasnya.
“Dengan kartu simpati mendukung aktivitas saya sebagai guru dengan mengakses materi pembelajaran kapan saja, mengajar online tanpa takut sinyal putus dan tetap terhubung dengan siswa dan wali murid,” tuturnya.
Ia berharap agar telkomsel terus menjadi garda terdepan sebagai salah satu penyedia layanan jaringan yang bisa membantu dan mempermudah siapa saja sebagai penggunanya agar tetap terhubung dengan konektivitas yang lancar.





