Perempuan Berdaya, Ekonomi Keluarga Tangguh: SICANTIKS Dukung Literasi Keuangan Syariah

oleh -316 Dilihat

Palembang, Berikabar.co – Dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan perempuan dan pelaku UMKM di Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyelenggarakan program edukasi keuangan syariah bertajuk Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (SICANTIKS) dengan tema “Perempuan Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, Sabtu (17/5).

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 anggota Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan dan 400 pendamping UMKM dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) secara luring, serta 4.917 pendamping UMKM lainnya secara daring dari wilayah Sumatera.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun fondasi keuangan keluarga sekaligus menjadi agen literasi keuangan di lingkungan sekitar.

“Perempuan adalah madrasah pertama bagi putra-putrinya. Karena itu OJK menempatkan perempuan sebagai salah satu dari 10 segmen prioritas edukasi keuangan untuk pengelolaan keuangan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Friderica.

Dalam kesempatan itu, Friderica juga mengingatkan peserta untuk mewaspadai berbagai bentuk kejahatan digital yang kian marak, seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, serta penipuan berbasis teknologi seperti scam dan deepfake AI.

Ia juga menitipkan tiga pesan utama kepada peserta:

“Pertama, pentingnya edukasi keuangan bagi perempuan. Kedua, pemahaman tentang keuangan syariah untuk menciptakan generasi melek finansial. Dan ketiga, perlunya kolaborasi dan sinergi, karena OJK tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Herman Deru, menyambut baik program SICANTIKS yang dinilainya sangat relevan bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM perempuan.

“Banyak keluarga yang sebenarnya memiliki kecukupan finansial, namun karena minim literasi keuangan akhirnya tetap terjebak dalam kondisi ekonomi sulit. Saya berharap kader PKK bisa menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ungkap Feby.

BACA JUGA :  Masuk Masa Kampanye, THI Rilis Elektabilitas Paslon Gubernur

Ia juga berharap pelatihan ini dapat diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan melalui kerja sama yang berkelanjutan antara OJK dan PKK.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro menyatakan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang mewajibkan industri jasa keuangan berperan dalam edukasi masyarakat.

“Dengan kepemimpinan Ibu Kiki, literasi keuangan nasional meningkat dari sekitar 65 persen menjadi 66 persen, sedangkan inklusi keuangan naik dari 75 persen menjadi 80 persen. Ini menunjukkan efektivitas program edukasi OJK,” tutur Fauzi.

Acara turut dihadiri oleh Komisaris Independen dan Direktur Utama PT PNM Nurhaida dan Arief Mulyadi, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto, serta Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi.

Program SICANTIKS merupakan hasil kolaborasi antara OJK dan PT PNM, dan akan terus dilanjutkan sepanjang tahun 2025 di berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Untuk mendukung keberlanjutan program ini, OJK juga telah menyiapkan modul edukasi yang dapat dimanfaatkan oleh para duta literasi keuangan syariah. Modul ini mencakup materi mengenai prinsip keuangan syariah, manajemen keuangan keluarga, serta kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital yang terus berkembang.