OJK Dorong Perencanaan Keuangan Generasi Muda Melalui BLK 2025 di Solo Raya

oleh -265 Dilihat

Karanganyar, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan di wilayah Solo Raya dengan mengusung tema “Masa Depan Sejahtera dengan Perencanaan Keuangan”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 dan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (23/5).

Acara diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) muda, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), serta komunitas pemuda di wilayah Solo Raya. Kegiatan ini menjadi bentuk konkret komitmen OJK dan pelaku Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda secara luas dan merata.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi; Bupati Karanganyar Rober Christanto; Kepala OJK Solo Eko Haryanto; serta perwakilan manajemen PT Bank Jateng. Kehadiran para pejabat tersebut sekaligus menandai dimulainya Bulan Literasi Keuangan 2025 di wilayah Solo Raya.

Dalam sambutannya, Friderica menyampaikan bahwa OJK, sebagai otoritas sektor jasa keuangan, tidak hanya bertugas menjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga memiliki mandat penting dalam melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat luas.

“Bapak/Ibu/Adik-adik semua yang ada di sini merupakan konsumen di sektor keuangan, juga masyarakat Indonesia yang harus kita lindungi. Nah kita percaya perlindungan yang paling utama adalah memberikan edukasi kepada masyarakat semua,” ujar Friderica.

Ia menegaskan bahwa pemahaman keuangan yang baik akan menjadi perlindungan utama dari risiko penipuan dan kejahatan keuangan, terlebih di era digital seperti sekarang.

“Bagaimana mungkin kita mengelola keuangan dengan baik untuk menyiapkan masa depan keluarga dengan baik, kalau sekarang saja sudah terkena skema penipuan yang mengatasnamakan sektor jasa keuangan. Alih-alih menyiapkan masa depan, uangnya sudah habis terkena aktivitas keuangan ilegal,” lanjut Friderica.

BACA JUGA :  BI Sultra sosialisasi CBP Rupiah Kepada Jalasenastri di Kendari

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungannya terhadap upaya OJK dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Ia berharap edukasi ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi warga Karanganyar.

“Kami percaya dengan edukasi keuangan hari ini akan bisa menambah gairah kita, menambah pengetahuan kita tentang literasi keuangan, semoga benar-benar bisa terserap kepada masyarakat Karanganyar dan benar-benar semua akan bergerak ekonominya menjadikan Karanganyar ke depan lebih baik,” ujar Rober.

Acara dilanjutkan dengan talkshow bertema “Masa Depan Sejahtera dengan Perencanaan Keuangan” yang menghadirkan narasumber dari OJK dan Industri Jasa Keuangan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula seremoni kick off Bulan Literasi Keuangan 2025 di wilayah Solo Raya serta pengukuhan tujuh Duta Literasi Keuangan OJK (OJK PEDULI). Para duta ini diharapkan menjadi agen penyebaran informasi dan edukasi keuangan di komunitas mereka masing-masing, guna mempercepat peningkatan literasi keuangan di masyarakat.

BLK 2025 sendiri dilaksanakan serentak oleh OJK melalui seluruh kantor regional di Indonesia, dengan dukungan dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) sebagai campaign manager di masing-masing wilayah kerja. Tujuannya adalah memperluas pemahaman masyarakat tentang perencanaan keuangan dan akses layanan keuangan formal secara berkelanjutan dan inklusif di seluruh Tanah Air.