Ambon, Berikabar.co – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui program Jaga Raya 2025, Indosat menghadirkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) sebagai bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) di bawah pilar lingkungan hidup.
Program Jaga Raya tidak hanya berfokus pada konservasi ekosistem, tetapi juga menghadirkan model pemberdayaan komunitas berbasis teknologi yang dapat direplikasi di berbagai daerah dan sektor industri. Salah satu implementasinya adalah sistem pemantauan kualitas air secara real-time di kawasan tambak silvofishery—sebuah metode budidaya yang menggabungkan perikanan dengan rehabilitasi ekosistem tambak.
“Kami percaya teknologi memiliki kekuatan besar dalam menghadirkan perubahan positif. Melalui Jaga Raya, kami tak hanya menjaga alam, tapi juga berupaya menciptakan dampak langsung yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Irsyad Sahroni, Direktur dan Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Dalam pelaksanaannya, Indosat menggandeng lima perguruan tinggi ternama di Indonesia, yakni Universitas Pattimura, Universitas Tadulako, Universitas Diponegoro, Universitas Syiah Kuala, dan Universitas Borneo Tarakan. Kolaborasi ini mencakup riset dan pengembangan solusi digital untuk memantau parameter lingkungan seperti kadar oksigen terlarut, suhu, salinitas, dan kualitas air secara menyeluruh menggunakan sensor berbasis IoT.
Prof. Dr. Freddy Leiwakabessy, M.Pd., Rektor Universitas Pattimura, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menjembatani ilmu pengetahuan dan teknologi dengan solusi konkret bagi permasalahan lingkungan dan ekonomi lokal. “Sistem pemantauan ini dapat menjadi model transformasi berkelanjutan yang tidak hanya menjaga ekosistem tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bagian dari program ini, di Desa Poka Ambon, Indosat dan Universitas Pattimura juga menggelar forum diskusi terbuka yang melibatkan masyarakat sekitar. Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan edukasi mengenai peran teknologi dalam meningkatkan produktivitas, menciptakan peluang usaha baru, dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Jaga Raya 2025 memperkuat langkah konkret Indosat dalam memperluas adopsi teknologi IoT, khususnya di sektor berbasis sumber daya alam seperti perikanan dan pertanian. Indosat berharap inisiatif ini menjadi inspirasi nasional, memicu lahirnya program serupa yang mempertemukan inovasi digital dengan kepedulian sosial dan lingkungan di seluruh pelosok Indonesia.
“Inisiatif ini mencerminkan visi besar kami untuk memberdayakan Indonesia melalui teknologi. Lewat kolaborasi lokal dan global, kami ingin membangun masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Irsyad Sahroni.





