Donor Darah SMAN 4 Kendari: Kolaborasi Pelajar dan Masyarakat untuk Kemanusiaan

oleh -613 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, SMAN 4 Kendari menyelenggarakan kegiatan donor darah tahunan yang dipenuhi semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Acara ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa empati di kalangan siswa dan masyarakat sekitar, serta membangun kesadaran akan pentingnya kontribusi nyata terhadap sesama.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, hadir secara langsung membuka kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif sekolah dalam melibatkan siswa dalam kegiatan sosial yang bermakna.

Kehadiran Hugua menjadi penyemangat tersendiri bagi seluruh peserta yang hadir. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk konkret dari kepedulian generasi muda terhadap isu-isu kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Wagub Hugua menyampaikan rasa bangganya terhadap siswa-siswi SMAN 4 Kendari, terlebih kepada mereka yang aktif dalam Palang Merah Remaja (PMR).

“Donor darah ini adalah bukti bahwa siswa-siswi kita tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Hugua.

Ia menambahkan bahwa PMR berperan besar dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam menanamkan nilai sosial, kesiapsiagaan, serta keterampilan hidup yang penting di masa depan.

“PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Ini adalah tempat tumbuhnya generasi berempati dan bertanggung jawab. Kegiatan ini layak menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain,” tambahnya.

Kegiatan donor darah ini tidak hanya diikuti oleh siswa dan guru, tetapi juga melibatkan TNI, Polri, serta sejumlah instansi lain di Kota Kendari. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung gerakan kemanusiaan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Tenggara, yang turut memberikan dukungan teknis dan medis.

Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan sekolah yang bertujuan untuk menanamkan nilai karakter pada siswa, khususnya dalam hal empati dan solidaritas sosial.

BACA JUGA :  New Honda Scoopy Siap Dilaunching di Kendari

“Ini bagian dari pendidikan karakter. Kami ingin siswa belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari tindakan nyata yang berdampak bagi masyarakat,” kata Liyu.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari PMI. Sekretaris PMI Provinsi Sulawesi Tenggara, Sahrun Gaus, menyatakan bahwa kegiatan donor darah ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan kantong darah di Kota Kendari.

Ia menjelaskan bahwa selama ini PMI masih kekurangan sekitar 314 kantong darah setiap bulan dari target yang dibutuhkan.

“Begitu mendapat informasi kegiatan ini, kami langsung menurunkan tim terbaik. Ini adalah aksi nyata yang sangat membantu masyarakat,” kata Sahrun, yang juga merupakan alumni SMAN 4 Kendari.

Dalam kegiatan tersebut, PMI mengerahkan enam tenaga medis yang dipimpin oleh seorang dokter. Mereka bertugas melayani para pendonor yang telah memenuhi syarat kesehatan.

Setiap kantong darah yang terkumpul akan melalui serangkaian uji laboratorium untuk memastikan darah tersebut aman dan terbebas dari penyakit menular.

Sahrun juga menambahkan bahwa donor darah secara rutin memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor itu sendiri, seperti merangsang regenerasi sel darah dan menjaga kebugaran tubuh.

“Donor darah memberi kepuasan batin karena kita bisa membantu orang lain. Di sisi lain, tubuh kita juga menjadi lebih sehat. Kami harap masyarakat semakin sadar dan rutin berdonor, karena manfaatnya sangat besar,” pungkasnya.

Sebagai penutup, Wagub Hugua mengajak para siswa untuk terus semangat dalam belajar dan berkontribusi positif demi masa depan bangsa yang lebih baik.

“Kalian adalah harapan bangsa. Teruslah belajar dan berkarya demi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.