Koltim, Berikabar.co – Abd Azis yang saat ini sebagai Bupati Kolaka Timur, akan kembali tampil sebagai salah satu bakal calon Bupati Koltim di pilkada serentak yang akan dihelat akhir 2024 mendatang.
Akademisi Ilmu Politik FISIPOL UMK Kendari, Andi Awaluddin Ma’ruf, ikut memberikan tanggapan terkait pilkada serentak. Menurunya, peluang Abd Azis yang merupakan incumbent jauh lebih besar dibandingkan dengan bakal calon lainnya. Pasalnya, posisi Abd Azis saat ini tentu sudah memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
“Peluang incumbent di Pilkada Koltim, kalau dalam konteks electoral artinya incumbent merupakan calon yang sangat berpotensi menang karena secara teori popularitas dan elektabilitas sudah dikenal luas oleh masyarakat,” katanya, Rabu (7/8/2024).
Dijelaskannya, meskipun saat memimpin Abd Azis tidak menjabat selama lima tahun, namun dalam beberapa tahun ini, pasti dalam kepemimpinannya sudah memberikan kebijakan-kebijakan kepada masyarakat. Tidak hanya itu, berbagai pembangunan yang sudah dirasakan dampaknya oleh masyarakat secara langsung, seperti jalan tentu menjadi nilai tersendiri.
“Incumbent ini memiliki modal sosial jika dibandingkan dengan pendatang atau penantang baru yang mau memperkenalkan diri,” ujarnya.
Kepuasan publik atau masyarakat kepada incumbent pasti memiliki nilai positif, sehingga peluang terpilih kembali tentu jauh lebih besar. Apalagi jika melihat hasil survey yang baru-baru dirilis.
“Melihat data dari hasul survei bahwa Abd Azis ini cukup signikan untuk elektabilitasnya itu menunjukan trand bahwa incumbnent di koltim sangat berpotensi peluangnya untuk menang kembali data awal ini penerimaan kepuasan public terhadap incumbent ini sangat besar,” katanya.
Terkait bakal calon wakil, Andi Awal mengatakan bahwa calon wakil bisa datang dari mana saja yang juga bisa memberikan dampak penerimaan yang bagus kepada masyarakat.
“Kalau Pak Abd Azis sudah bagus, untuk wakilnya sendiri bisa dari birokrasi, tokoh agama, pengusaha siapa saja memiliki peluang yang bagus, asalkan memberikan dampak penerimaan dan bisa menambah kantong suara, tinggal dilihat saja bagaimana strategi yang tepat,” pungkasnya.





