Pembukaan FESyar di Sultra, Pemda Dorong Sertifikasi Pemotongan Hewan

oleh -248 Dilihat

Kendari, Berikabar. co – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), rencananya akan mendorong rumah pemotongan hewan agar memiliki sertifikasi pemotong. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, usai sambutan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) kawasan timur Indonesia yang berlangsung di Kota Kendari, Senin (8/7/2024).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kehalalan daging yang bersumber dari rumah pemotongan hewan.

Pemprov Sultra juga akan memberikan training tempat pemotongan hewan. Tidak hanya itu, pemda juga akan membangun beberapa rumah pemotongan hewan yang sudah tersertifikasi.

“Jadi sekarang ini kita makan daging ayam, kita tidak tau tersertifikasi halal atau tidak tetapi kita selalu niat bahwa melaksanakan pemotongan itu sesuai dengan syariah Islam,” katanya.

Sementara itu, Deputi BI Juda Agung mengungkapkan bahwa yang menjadi fokus dalam pengembangan ekonomi syariah ke depan, tentu saja tidak bisa dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri melainkan bersinergi dengan semua stakeholder. Seperti, pengembangan ekosistem makanan halal.

Sebab dalam kaitan ini, akselerasi sertifikasi Rumah Potong Hewan perlu terus dilakukan, karena Rumah Potong Hewan menjadi sumber utama pangan halal.

“Kalau dagingnya sudah halal, Insyaallah sudah mengatasi sebagian besar kehalalan dari sebuah produk makanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sertifikasi halal perlu diakselerasi, dalam hal ini bekerjasama dengan berbagai center di universitas, guna mendukung jaminan produk alam.

“Kan kalau ada sertifikasi halal ini akan lebih menunjang,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Bantu Pemda Tangani Covid-19, PT Ceria Nugraha Indotama Berikan APD dan Alkes