Permintaan Belum Disahuti, Warga Lalimbuae Jaya Blokade Jalan

oleh -276 Dilihat

Konawe, Berikabar.co – Puluhan warga Desa Lalimbue Jaya melakukan aksi blockade jalan hauling yang awalnya merupakan jalan tani, Rabu (20/12/2023). Aksi blokade jalan dilakukan karena permintaan warga desa beberapa waktu lalu belum disahuti oleh PT. Satya Kurnia Sampara (SKS) sebagai perusahaan penanggung jawab yang diberikan oleh PT. VDNI dan PT. OSS.

Adam, perwakilan dari PT. SKS yang menemui warga mengatakan bahwa belum ada solusi, namun pihaknya akan segera melakukan pertemuan. “Kita akan koordinasi dulu dengan pihak perusahaan,” ujarnya.

Humas PT. VDNI dan PT. OSS, Bahar juga mengungkapkan hal senada bahwa semua pihak terkait akan dipertemukan terlebih dahulu untuk memberikan solusi bagi warga.

“SKS dan warga sudah ada pembicaraan tadi, sebentar akan ada pertemuan ketua asosiasi dan pihak perusahaan PT. SKS, pokoknya semua ini harus tuntas,” katanya.

Menurutnya, selema ini pihak perusahaan dan warga sudah membangun komunikasi dan kerja sama yang baik, hanya saja ada penambahan warga desa.

“Jadi begini, SKS ini sudah memberikan ruang, hanya kan ini ada permintaan penambahan pekerjaan, mungkin warga dari kades ini sudah bertambah,” tukasnya.

“Masih ada kelanjutan pertemuan harus tuntas karena tidak boleh ada penghalang (blokade) jalan seperti ini,” tegasnya.

Abdul Hakim Johar salah satu tokoh masyarakat menegaskan agar ada penambahan pekerjaan dari perusahaan. “Harapan kami bisa dibenahi karena kasihan juga kami ini warga desa Lalimbue Jaya sebagai pintu masuk perusahaan,” pintanya.

Ditegaskannya, jika setelah pertemuan belum ada titik terang dan memilhak kepada warga desa, maka pihaknya akan Kembali turun ke jalan. “Kalau belum diakomodir maka kami turun Kembali,” tegasnya.

Ditambahkan Muksin, Kepala Desa Lalimbue Jaya bahwa pertemuan yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut dari masyarakat diharapkan dapat memberikan solusi terbaik bagi kepentingan warga. “Mudah-mudahan pertemuan sebentar ini bisa memberikan solusi atas permintaan warga desa, kami juga berterima kasih kepada perusahaan yang sudah mau memfasilitasi kita,” tambahnya.

BACA JUGA :  Hugua Apresiasi Keterlibatan Milenial Sultra Sukseskan Pelaksanaan Pilkada Tertib Prokes

Sebelumnya, Muksin menjelaskan beberapa permintaan warga yang harus didengar antara lain Koperasi LKB harus diberdayakan untuk bongkar muat, kedua jatah desa juga harus dipenuhi. “Kita minta ke SKS tapi tidak pernah diakomodir malah dia bilang nanti saya pikir-pikir itu keterangan dari dari Dirut yang ketiga semua kegiatan yang berkaitan bongkar muat di Lalimbue Jaya kami minta khususnya diakomodir perusahaan yang ada di desa mau tongkang atau pengadaan kayu harus diberikan kepada warga desa yang bisa dia kerja artinya kami tidak minta CSR tapi minta pekerjaan ,”katanya.