Pimpin Apel Pagi Perdana, PJ Gubernur Sampaikan Tiga Arahan Penting

oleh -278 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – PJ Gubernur Sultra, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto memimpin pelaksanaan apel pagi perdana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Gubernur Sultra, Senin (11/9/2023). Dalam pelaksanaan apel pagi tersebut, Andap memberikan tiga pesan penting bagi seluruh jajaran ASN lingkup Pemprov Sultra.

Pada poin pertama, Andap menyinggung terkait kinerja ASN, baik yang berstatus PNS dan non PNS. “Kita semua adalah satu gerbong pengabdian,” katanya.

Menurutnya tugas dan tanggung jawab selaku ASN sama ya know memperjuangkan kehidupan masyarakat, apapun sukunya. Hal tersebut sebagaimana dalam Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945 yang harus dipegang teguh seluruh ASN. “Karena kita adalah ASN yang bekerja di Provinsi Sultra, maka tugas utama kita adalah mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Sultra, apapun sukunya,agamanya dan apapun latar belakang sosial ekonominya,” jelasnya.

Selanjutnya, Andap menekankan pada prioritas penilaian kepada segenap jajaran birokrasi di Sultra dengan berbasis kinerja dan pencapaiannya. “Indeks kinerja utama atau Key Performance Index(KPI) ASN di lingkup Pemprov Sultra yang akan dibangun bukan sekadar hanya berbasis penyerapan anggaran saja. KPI akan dinilai berdasarkan target-target pencapaian program-program pembangunan. Artinya,bukan hanya berbasis apakah alokasi anggaran terserap atau tidak. Tetapi, apakah alokasi anggaran tersebut tepat sasaran atau tidak, apakah kinerja dan anggaran yang digunakan Pemprov Sultra berpengaruh pada kesejahteraan kurang lebih 2,7 juta masyarakat Sultra atau tidak,” bebernya.

Reformasi birokrasi di Pemprov Sultra adalah satu kesatuan utuh dengan berjalannya kebijakan pembangunan di segala bidang kehidupan di Sultra. Kinerja birokrasi bukan hanya formalitas pemenuhan standar administrasi. Administrasi birokrasi sesungguhnya merupakan instrumen agar pelayanan publik yang tertuang dalam APBD bukan hanya akuntabel,namun jelas indikatornya,yaitu kesejahteraan masyarakat.Pertanggungjawaban ASN bukan hanya terisinya lembar-lembar formil administrasi, basis utama ASN adalah moral kinerja yang merupakan alat untuk mencapai cita-cita konstitusi. Monitoring dan evaluasi kinerja berbasis digital akan mempermudah birokrasi ini untuk mempercepat ketertinggalan dan menuntaskan kerja pelayanan publik.

BACA JUGA :  Hadirkan Jaringan dan Layanan Broadband Terdepan, Telkomsel Siap Sukseskan Pemilu 2024

Lalu poin penting ketiga yang disampaikan Andap yakni terkait kesiapan Sultra dalam menyikapi Pemilihan Umum (Pemilu). Menurutnya, Pemilu adalah jalan ke arah penyempurnaan demokrasi.

“Mengingatkan kepada seluruh masyarakat, termasuk yang akan menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024, dan juga Pilkada Serentak 2024 pentingnya toleransi dalam Pemilu. Jangan sampai pesta demokrasi nanti menjadi arena pertempuran politik, sehingga membahayakan keutuhan bangsa. Jangan sampai pesta demokrasi memusnahkan semangat toleransi. Tanpa toleransi demokrasi akan karam.Tanpa toleransi, pesta demokrasi hanya akan menjadi ancaman persatuan, kekuatan bangsa akan musnah, Yang tertinggal hanya kebencian dan konflik sosial yang dapat mengarah pada perang saudara,” katanya.

Dibutuhkankesadaran bersama untuk mengawal pesta demokrasi dapat berjalan secara aman, damai,dan kondusif. Demokrasi sesungguhnya hanya alat untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,dan Pemilu adalah alat untuk menyempurnakan demokrasi itu sendiri.

“Tugas semua pihak, khususnya seluruh jajaran Pemprov Sultra untuk mendukung penuh kinerjaPenyelenggara Pemilu, sehingga Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Sultra benar-benar mampu menjadi alat untuk mewujudkan cita-cita proklamasi yang tertuang dalam amanah pembukaan konstitusi, UUD NRI Tahun 1945,” pungkasnya.