Wakapolda Sultra Gelar Jumat Keliling di Kendari, Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas

oleh -71 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dimulai dari lingkungan keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan saat Wakapolda menggelar kegiatan Jumat Keliling di Masjid Fastabiqul Khairat, Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”.

Didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Budi Hermawan memanfaatkan momentum setelah salat Jumat untuk bersilaturahmi, menyampaikan pesan kamtibmas, sekaligus mendengarkan aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.

Dalam penyampaiannya, Wakapolda menjelaskan bahwa program Jumat Keliling dan Subuh Keliling merupakan upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, polisi tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan, tetapi juga membuka ruang pengaduan, membantu memfasilitasi peluang kerja, serta mendukung program kepedulian pendidikan di sekolah-sekolah.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan dan mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pengawasan terhadap peredaran narkoba, minuman keras, judi online, hingga perilaku hidup hedonis dinilai penting agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

“Pengawasan ketat terhadap potensi penyakit masyarakat seperti narkoba, minuman keras, judi online, hingga gaya hidup hedonisme harus dimulai dari rumah agar tidak merembet ke lingkungan yang lebih luas,” ujar Wakapolda.

Menurut Budi, gaya hidup hedonis juga berpotensi mendorong seseorang terjerumus dalam praktik judi online demi memperoleh uang secara instan. Kondisi tersebut dapat memicu tindak kriminalitas lain, termasuk pencurian.

Karena itu, ia menekankan bahwa keberhasilan Polri tidak semata-mata diukur dari jumlah pelaku kejahatan yang ditangkap, tetapi juga dari kemampuan kepolisian membangun kemitraan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Asmo Sulsel Gelar Touring Merah Putih Bersama Dealer dan Finance Company di Pinrang

Sejalan dengan pendekatan tersebut, penegakan hukum ditempatkan sebagai langkah terakhir setelah upaya pencegahan dan penyelesaian persoalan melalui pendekatan persuasif. Polri juga mengedepankan restorative justice atau keadilan restoratif untuk memfasilitasi penyelesaian konflik di tengah masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Di sisi lain, Wakapolda turut menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di kawasan yang dinilai rawan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembersihan dan patroli secara berkelanjutan di kawasan Kampung Salo.

Kunjungan tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus dan jemaah Masjid Fastabiqul Khairat. Salah seorang pengurus masjid, Zainuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakapolda Sultra beserta jajaran atas pelaksanaan kegiatan Jumat Keliling.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman lebih luas kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi kepolisian. Selama ini, sebagian warga masih memandang polisi sebatas aparat penegak hukum yang bertugas menangkap dan mengadili pelaku kejahatan.

“Namun, melalui penjelasan langsung dari Wakapolda, masyarakat kini memahami bahwa tugas kepolisian telah berkembang mencakup aspek pencegahan, pembinaan, hingga mediasi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda juga membuka dialog bersama pengurus masjid dan jemaah untuk mendengarkan keluhan, kritik, saran, serta berbagai persoalan keamanan di lingkungan sekitar. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bingkisan tali asih dari jajaran Polda Sultra kepada pengurus Masjid Fastabiqul Khairat.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polda Sultra berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin terbuka. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan gangguan kamtibmas sekaligus mewujudkan kehadiran Polri yang lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.