Vale Indonesia Serahkan Ijazah Paket C bagi Warga Pomalaa, Buka Peluang Kerja Lebih Luas

oleh -58 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – PT Vale Indonesia Tbk terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, perusahaan mendukung masyarakat di sekitar Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk memperoleh ijazah setara sekolah menengah atas (SMA) sebagai bekal meningkatkan peluang kerja dan kualitas hidup.

Penyerahan simbolis ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket C berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kolaka, Rabu (7/10/2026). Program ini menyasar masyarakat usia sekolah maupun dewasa di empat kecamatan wilayah pemberdayaan Vale Indonesia, yakni Wundulako, Baula, Pomalaa, dan Tanggetada.

Melalui program tersebut, masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal tingkat menengah mendapat kesempatan untuk menuntaskan pendidikan dan memperoleh ijazah yang diakui negara. Kualifikasi pendidikan ini diharapkan dapat memperluas kesempatan mereka untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong keberlanjutan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasionalnya.

“Vale Indonesia berkomitmen tinggi terhadap keberlanjutan, dan salah satunya melalui kontribusi di bidang pendidikan. Melalui dukungan terhadap Program Paket C ini kami membuka ruang kesetaraan bagi masyarakat, sehingga mereka dapat menjadi sumber daya yang berkualitas, mampu membangun masa depan yang sejahtera, dan menjadi generasi yang mendukung pertumbuhan daerah serta bangsa yang lebih kuat.”

Dukungan tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kolaka. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka, Haji Yusrin Jafar, S.Sos., S.E., menilai keterlibatan Vale Indonesia menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan masyarakat.

“Vale Indonesia selama ini menunjukkan perhatian nyata terhadap sektor pendidikan, baik melalui dukungan sarana dan prasarana maupun berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat. Kepedulian sosial Vale Indonesia luar biasa terhadap dunia pendidikan. Kami berharap kepedulian tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan demi kemajuan bersama.”

BACA JUGA :  SUTT 150 kV Tolitoli–Leok Didukung Penuh Warga: PLN Perkuat Interkoneksi Kelistrikan Sulawesi Utara-Selatan

Bagi para penerima manfaat, ijazah Paket C bukan sekadar dokumen pendidikan, melainkan kesempatan untuk mengejar harapan yang sempat tertunda. Kualifikasi setara SMA juga menjadi modal untuk memperluas pilihan pekerjaan di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Harudin (53), warga Kolaka Sabilambo, mengaku bersyukur karena akhirnya dapat mewujudkan keinginannya memiliki ijazah setara SMA. Ia berharap ijazah tersebut dapat digunakan untuk melamar pekerjaan dan membuka kesempatan baru bagi masa depannya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Vale Indonesia. InsyaAllah ijazah ini akan saya gunakan untuk mencoba melamar pekerjaan,” tuturnya.

Penerima manfaat lainnya, Nur Hidayatullah (22), juga menilai ijazah Paket C memberikan kesempatan untuk bersaing dalam memperoleh pekerjaan. Menurutnya, pendidikan setara SMA menjadi bekal penting dalam memenuhi persyaratan pendidikan pada sejumlah lowongan kerja.

“Kami bangga memiliki ijazah Paket C ini karena memberikan kesempatan untuk mendaftar kerja setara dengan lulusan SMA,” katanya.

Program pendidikan kesetaraan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat Vale Indonesia yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain pendidikan, program pemberdayaan perusahaan juga mencakup bidang kesehatan, kemandirian ekonomi, lingkungan, serta sosial budaya.

Melalui dukungan terhadap pendidikan kesetaraan, Vale Indonesia berupaya memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan potensi ekonomi. Akses pendidikan yang lebih terbuka diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemajuan masyarakat di wilayah pemberdayaan IGP Pomalaa.