Pertamina Tindak Dugaan Pengisian Pertalite Berulang di Kendari, Operator SPBU Dipecat

oleh -91 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti dugaan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite secara berulang oleh sebuah kendaraan di SPBU 7493101 Saranani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Hasil pemeriksaan internal perusahaan menemukan indikasi penggunaan kode QR yang diduga milik pihak lain.

Kasus tersebut terungkap saat Wakil Wali Kota Kendari bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu (17/10/2026). Dalam pemeriksaan itu, petugas mendapati sebuah mobil Wuling yang diduga melakukan pengisian Pertalite berulang kali.

Pengemudi bersama kendaraan tersebut kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan diserahkan kepada Polres Kendari untuk ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pertamina memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di SPBU. Berdasarkan hasil pemeriksaan internal, terdapat indikasi kendaraan tersebut telah melakukan pengisian pada Sabtu pagi dengan menggunakan kode QR yang diduga milik pihak lain.

Pertamina juga mengambil tindakan terhadap operator SPBU yang melayani transaksi pada pagi hari tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi internal perusahaan, operator yang bersangkutan dikenai pemutusan hubungan kerja (PHK).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga penyaluran BBM agar sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

“Kami menindaklanjuti setiap temuan yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM. Pemeriksaan internal telah dilakukan, termasuk penelusuran rekaman CCTV dan evaluasi terhadap petugas yang terlibat. Kami juga mengingatkan seluruh pengelola dan operator SPBU agar menjalankan prosedur penyaluran BBM sesuai ketentuan serta meningkatkan pengawasan terhadap transaksi yang berpotensi melanggar aturan,” ujar Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan terus memperkuat pengawasan di SPBU, termasuk memastikan penggunaan kode QR dalam pembelian BBM bersubsidi sesuai ketentuan. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga distribusi Pertalite agar dapat dimanfaatkan masyarakat yang berhak.

BACA JUGA :  Usai Viral di Tiktok, Begini Cerita Gray Zain Mulai Kuliah di Usia 58 Tahun