Pasokan BBM Bertambah, Pertamina Perkuat Distribusi Pertalite dan Pertamax di Sulawesi Utara

oleh -51 Dilihat

Manado, Berikabar.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Utara melalui kedatangan dua kapal pengangkut BBM di Fuel Terminal (FT) Tahuna dan Integrated Terminal (IT) Bitung. Tambahan pasokan tersebut dioptimalkan untuk mendukung kelancaran distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) prioritas di Manado, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan wilayah sekitarnya.

Pada Senin (19/10/2026), kapal MT Transko Aries tiba di FT Tahuna dengan membawa 650 ribu liter Pertalite untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kepulauan Sangihe. Sementara itu, pada Selasa (20/10/2026), kapal MT Michelle XXV tiba di IT Bitung dengan membawa tambahan 11 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.

Dengan kedatangan kedua kapal tersebut, total tambahan pasokan yang diterima mencapai 13,65 juta liter BBM. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selanjutnya mengoptimalkan penyaluran dari terminal menuju sejumlah SPBU prioritas agar pasokan yang tersedia dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Penguatan pasokan ini dilakukan seiring upaya perusahaan menjaga kelancaran distribusi dan pelayanan kepada konsumen di wilayah Sulawesi Utara. Penyaluran BBM juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah agar distribusi berjalan lebih efektif.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan dan percepatan distribusi menjadi fokus perusahaan untuk menjaga ketersediaan BBM di Manado, Sangihe, dan wilayah sekitarnya.

“Kedatangan kapal pengangkut BBM di Tahuna dan Bitung menjadi dukungan penting bagi penguatan pasokan di Sulawesi Utara. Setelah BBM tiba di terminal, kami segera mengoptimalkan penyalurannya ke SPBU prioritas agar kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan baik. Kami juga terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi,” ujar Lilik.

BACA JUGA :  LPS Tuntaskan 99,47 Persen Klaim BPR/BPRS di Jawa Barat, Capai Rp243,02 Miliar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di lapangan. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan wilayah serta mengoptimalkan pemanfaatan pasokan yang telah tiba di terminal.

Di sisi lain, Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas saat melakukan pengisian di SPBU serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar pelayanan berlangsung tertib dan kebutuhan konsumen lainnya tetap terpenuhi.

Untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi selama 24 jam.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan upaya penguatan pasokan dan optimalisasi distribusi akan terus dilakukan untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat serta menjaga kelancaran pelayanan BBM di Sulawesi Utara.