Danlanud Haluoleo Luncurkan Program Bebas Buta Baca Al-Qur’an bagi Personel Muslim

oleh -57 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, meluncurkan program bebas buta baca Al-Qur’an bagi personel beragama Islam. Program ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan rohani untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membentuk personel yang berakhlak mulia.

Peluncuran program tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan ibadah rutin mingguan personel Lanud Haluoleo yang dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini diikuti personel sesuai agama dan kepercayaan masing-masing sebagai upaya memperkuat kehidupan spiritual di lingkungan satuan.

Personel beragama Islam melaksanakan ibadah di Masjid Baitul Iman Lanud Haluoleo, personel beragama Nasrani beribadah di Gereja Sion Kendari II, sedangkan personel beragama Hindu melaksanakan ibadah di tempat yang telah ditentukan.

Usai pelaksanaan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan langsung oleh Danlanud Haluoleo. Dalam arahannya, Tarmuji mengajak seluruh personel untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai keagamaan perlu diterapkan tidak hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas kedinasan dan kehidupan bermasyarakat. Pembinaan mental dan rohani diharapkan dapat membentuk personel yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan bertanggung jawab.

Khusus bagi personel Muslim, program bebas buta baca Al-Qur’an diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan kitab suci Al-Qur’an. Danlanud juga mengimbau seluruh personel agar membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari, meskipun hanya satu ayat, serta memahami makna dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman keagamaan personel sekaligus mendorong penerapan nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Udara. Dengan demikian, pembinaan spiritual dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pengabdian dan profesionalisme.

BACA JUGA :  Perhatian Serius Pemda Koltim Bagi Penyandang Disabilitas

Melalui kegiatan ibadah rutin dan pembinaan mental rohani, Lanud Haluoleo berharap seluruh personel memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme untuk mendukung pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.