Polda Sultra Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Kapolri dan Gus Baha, Perkuat Persatuan dan Pengabdian

oleh -106 Dilihat

Kendari, Berikabar.co –Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara mengikuti kegiatan Ngaji Kebangsaan bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Dachara Polda Sultra, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti langsung Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra serta personel dari lintas satuan kerja.

Ngaji Kebangsaan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, membawa pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Kapolri menekankan bahwa persatuan menjadi salah satu modal penting agar keamanan tetap terjaga dan pembangunan dapat terus berjalan. Tantangan bangsa yang semakin kompleks, kata Kapolri, membutuhkan kemampuan seluruh elemen masyarakat dalam mengelola perbedaan agar tidak berkembang menjadi konflik.

Keberagaman yang menjadi karakter bangsa Indonesia justru harus dikelola sebagai kekuatan untuk menjaga Indonesia tetap tumbuh dan maju. Karena itu, sinergi antara berbagai elemen bangsa dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara. Ulama memiliki peran memberikan nasihat, tuntunan dan doa kepada masyarakat, sementara Polri mengemban tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Bagi jajaran Polri, Ngaji Kebangsaan juga menjadi kesempatan untuk memperoleh ilmu, nasihat dan doa sebagai bekal dalam melaksanakan tugas. Kapolri secara khusus memohon doa dan bimbingan para ulama agar seluruh personel yang menjalankan tugas senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan dan kemudahan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Dukung Vaksinasi untuk Nelayan, Pemerintah Terus Berikan Bantuan

Semangat tersebut turut menjadi penguatan bagi jajaran Polda Sultra untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Anoa. Kebersamaan antara Polri, ulama, pemerintah, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam merawat persatuan serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.

Kegiatan Ngaji Kebangsaan diikuti 700 peserta secara langsung di Rembang, terdiri atas 100 Polwan, 300 Polki dan 300 santri. Sementara itu, sebanyak 41.449 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan secara virtual, termasuk jajaran Polda Sulawesi Tenggara.

Melalui Ngaji Kebangsaan tersebut, Polda Sultra memperkuat semangat bahwa menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan kebersamaan dan persatuan seluruh elemen masyarakat.

Tuntunan ulama, pengabdian aparat dan dukungan masyarakat diharapkan terus berjalan beriringan dalam menjaga Sulawesi Tenggara yang aman, damai dan kondusif.