S&P Pertahankan Rating Indonesia di Level BBB Outlook Stabil, OJK: Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

oleh -64 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif keputusan Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level BBB dengan Outlook Stabil.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menilai keputusan tersebut menjadi sinyal positif terhadap terjaganya fundamental ekonomi Indonesia serta stabilitas sistem keuangan di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.

“Keputusan S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia dengan Outlook Stabil menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Penilaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat kinerja sektor jasa keuangan dan melanjutkan reformasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Friderica.

Dalam laporannya, S&P menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap ditopang oleh permintaan domestik yang kuat, kebijakan fiskal yang prudent, serta kerangka kebijakan yang kredibel dan fleksibel dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Sejalan dengan penilaian tersebut, OJK terus memperkuat sektor jasa keuangan melalui pengawasan terintegrasi berbasis risiko, pendalaman pasar keuangan, peningkatan integritas dan tata kelola pasar, serta percepatan transformasi digital sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Langkah-langkah tersebut diharapkan semakin memperluas kapasitas sektor keuangan dalam memobilisasi pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha dan pembangunan nasional. Upaya itu juga mendukung berbagai program strategis Indonesia, termasuk peningkatan investasi, transformasi ekonomi, dan penguatan daya saing nasional.

Friderica menambahkan, sektor jasa keuangan nasional hingga saat ini tetap berada dalam kondisi stabil dengan dukungan permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, profil risiko yang terjaga, serta fungsi intermediasi yang terus berkembang sehingga mampu menopang stabilitas sistem keuangan sekaligus pembiayaan perekonomian.

Sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK juga menegaskan akan terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Sultra Peringkat 4 Nasional Program Duta Literasi Keuangan, OJK: Edukasi Merata Jadi Kunci