Kendari, Berikabar.co – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. memimpin Apel Pelepasan Calon Siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 Panitia Daerah (Panda) Polda Sultra di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Sabtu (11/7/2026).
Apel tersebut dihadiri Irwasda Polda Sultra, para Pejabat Utama Polda Sultra, personel Polda Sultra, perwakilan orang tua, serta para calon siswa yang akan mengikuti pendidikan pembentukan Polri.
Dalam amanatnya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa apel pelepasan menjadi awal babak baru bagi para calon siswa yang telah berhasil melewati seluruh tahapan seleksi hingga terpilih sebagai putra-putri terbaik untuk mengikuti pendidikan pembentukan Polri.
Sebanyak 95 calon siswa diberangkatkan, terdiri atas 72 calon siswa Bintara Polki, 10 calon siswa Bintara Polwan, 12 calon siswa Tamtama Brimob, dan satu calon siswa Tamtama Polair. Mereka akan menjalani pendidikan di SPN Polda Sultra, SPN Polda Metro Jaya, SPN Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, SPN Polda Kalimantan Selatan, Sepolwan, serta Pusdik Intelkam.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh orang tua yang telah mendidik serta membimbing putra-putrinya hingga berhasil lolos seleksi dan memperoleh kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari doa, dukungan, serta pengorbanan keluarga yang patut disyukuri.
“Pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri akan menempa para calon anggota menjadi insan Bhayangkara yang memiliki disiplin tinggi, fisik yang prima, mental yang tangguh, serta karakter yang siap menghadapi tantangan tugas kepolisian. Karena itu, saya minta para casis mengikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” ungkap Kapolda Sultra.
Selain memberikan motivasi, Kapolda juga menyampaikan sejumlah pesan kepada para calon siswa. Mereka diminta menjaga nama baik diri, keluarga, dan institusi, tidak mengecewakan kepercayaan orang tua, membangun soliditas dengan rekan seangkatan, menanamkan semangat pengabdian yang tulus, serta menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti pendidikan agar dapat kembali sebagai Bhayangkara yang profesional dan siap mengabdi di Bumi Anoa.
Pada kesempatan tersebut, salah seorang perwakilan orang tua, Marjoni (53), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, mengaku bangga karena putranya berhasil lolos menjadi calon anggota Polri. Ia berharap anaknya dapat mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan baik, menjaga kesehatan, serta kelak menjadi anggota Polri yang amanah dan membanggakan keluarga.
Sementara itu, calon siswa Polwan asal Baubau, Salsha Amalia (18), yang meraih nilai tertinggi pada seleksi Panda Polda Sultra, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya. Ia mengatakan telah mempersiapkan diri secara maksimal sejak awal seleksi, baik dari segi fisik, akademik, maupun mental.
Salsha juga menyatakan tekadnya untuk mengikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh agar dapat menjadi Polwan yang profesional serta mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.





