Gubernur Andi Sumangerukka Dianugerahi Gelar Adat Sangia Mondono Wite Bhalano

oleh -97 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, dianugerahi gelar adat Sangia Mondono Wite Bhalano oleh Pengurus dan Lembaga Adat Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sultra dalam rangkaian Silaturahmi Akbar dan Festival Budaya Masyarakat Muna yang digelar di Lapangan Eks MTQ Kota Kendari, Minggu (19/7/2026).

Penganugerahan gelar adat tersebut menjadi bagian dari prosesi budaya masyarakat Muna sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang dinilai memiliki kedekatan serta kontribusi terhadap masyarakat dan pelestarian nilai-nilai budaya.

Usai menerima gelar adat, Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Muna yang telah memberikan penghormatan tersebut.

“Jadi hari ini saya hadir di KKMM. Saya itu satu penumpuhan pada keluarga masyarakat yang ada di Sultra sekaligus pemberian yang gelar adat. Jadi juga kegiatan ini adalah kegiatan budaya,” katanya.

Ia mengaku penghargaan tersebut memiliki makna mendalam karena diberikan melalui mekanisme adat yang berlandaskan penilaian terhadap hubungan historis dan nilai-nilai leluhur masyarakat Muna.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat semua baik yang hadir maupun yang ada di seluruh Indonesia yang memberikan penghargaan kepada saya,” ujarnya.

Menurutnya, penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari pengakuan masyarakat yang memiliki nilai historis dan budaya.

“Dan ini merupakan bagian dari silaturahmi, di mana bahwa pemberian adat bagian dari pengakuan masyarakat kepada kita. Tapi ini juga berdasarkan penilaian tentang leluhur. Maka saya diberikan itu karena ada kaitannya,” tuturnya.

Andi Sumangerukka juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Muna yang dinilainya mampu menjaga persatuan dan kebersamaan, baik di Sulawesi Tenggara maupun di berbagai daerah di Indonesia.

Ia berharap momentum silaturahmi dan pemberian gelar adat tersebut semakin mempererat hubungan emosional antarmasyarakat.

BACA JUGA :  PLN UIP Sulawesi Berikan Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

“Saya mengekspresasi sebagai pribadi dan sebagainya karena sudah mampu mempersatukan masyarakat, baik yang ada di Sultra maupun di seluruh Indonesia. Kita berharap bahwa ikatan ini menjadi ikatan emosional untuk bisa mempersatukan masyarakat Muna. Itu harapan saya,” pungkasnya.

Penganugerahan gelar Sangia Mondono Witemo Balano menjadi salah satu rangkaian penting dalam Silaturahmi Akbar dan Festival Budaya Masyarakat Muna yang dihadiri puluhan ribu warga Muna dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan, tetapi juga memperkuat pelestarian adat dan budaya sebagai identitas masyarakat Muna di Sulawesi Tenggara maupun di tingkat nasional.