FKIJK Sultra Matangkan Bulan Inklusi Keuangan dan PORSEJAK 2026

oleh -86 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Tenggara menggelar pertemuan koordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), serta pimpinan lembaga jasa keuangan guna membahas sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan sepanjang 2026.

Selain membahas dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, forum juga memfokuskan pembahasan pada persiapan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 dan Pekan Olahraga dan Seni Industri Jasa Keuangan (PORSEJAK) Sulawesi Tenggara 2026.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara sekaligus Pembina FKIJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan sinergi seluruh pelaku industri jasa keuangan menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program strategis yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Forum koordinasi tersebut membahas berbagai persiapan penyelenggaraan kegiatan, mulai dari penyusunan konsep acara, penguatan koordinasi antaranggota, hingga pembentukan identitas kegiatan melalui pembuatan logo dan official song sebagai simbol kolaborasi industri jasa keuangan di Sulawesi Tenggara.

Selain menjadi wadah koordinasi, pertemuan tersebut juga memperkuat komitmen seluruh anggota FKIJK dalam menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan sekaligus mempererat sinergi antar lembaga.

Kegiatan ini turut dihadiri Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara, serta pimpinan dan perwakilan lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam FKIJK Sulawesi Tenggara.

Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan seluruh pemangku kepentingan, OJK Sultra berkomitmen terus mendukung berbagai program strategis nasional, memperkuat literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi antar lembaga jasa keuangan, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Berbeda Tren dengan Nasional, BI Sultra dan TPID Perkuat Sinergi Pangan Jelang Ramadan