DPK Perbankan Sultra Tumbuh 5,25 Persen, Tabungan Masyarakat Capai Rp22,74 Triliun

oleh -53 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sulawesi Tenggara terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Maret 2026, DPK tercatat mencapai Rp33,76 triliun atau tumbuh 5,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menyebut capaian tersebut sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan dan produk keuangan formal.

“DPK perbankan Sultra per Maret 2026 tercatat sebesar Rp33,76 triliun, tumbuh +5,25% (YoY), ini merupakan sebuah pencapaian yang menggembirakan,” kata Bismi.

Dari sisi komposisi, tabungan masih menjadi instrumen simpanan yang paling diminati masyarakat dengan nilai mencapai Rp22,74 triliun atau 67,4 persen dari total DPK. Sementara giro tercatat sebesar Rp5,58 triliun atau 16,5 persen dan deposito sebesar Rp5,44 triliun atau 16,1 persen.

Menurut Bismi, pertumbuhan dana masyarakat tersebut menunjukkan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan melalui lembaga perbankan.

“Pertumbuhan DPK yang stabil ini menandakan meningkatnya kepercayaan dan literasi masyarakat terhadap produk perbankan. Ini salah satu indikator positif inklusi keuangan masyarakat tidak hanya mengakses kredit, tapi juga mulai membangun kebiasaan menabung secara formal,” ujarnya.

OJK Sultra menilai peningkatan tabungan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat stabilitas sektor keuangan daerah. Karena itu, OJK terus mendorong perbankan untuk menghadirkan produk simpanan yang semakin inklusif dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.

“OJK terus mendorong bank agar berinovasi dalam produk simpanan yang ramah bagi segmen masyarakat bawah, termasuk di daerah kepulauan,” tambahnya.

Melalui peningkatan akses dan inovasi layanan keuangan, OJK berharap inklusi keuangan di Sulawesi Tenggara dapat terus meningkat dan menjangkau seluruh wilayah hingga kawasan kepulauan.

BACA JUGA :  Indosat Ooredoo Hutchison Dorong UMKM Go Digital dengan Vision AI