Kendari, Berikabar.co — Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mendapat perhatian khusus dari orang nomor satu di Indonesia menjelang hari raya kurban. Pemerintah Provinsi Sultra secara resmi menerima bantuan 18 ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna melengkapi kekhidmatan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Alokasi bantuan hewan kurban ini didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah administrasi, di mana sebanyak 17 ekor sapi diperuntukkan bagi masing-masing kabupaten dan kota di Sultra, sementara satu ekor sapi berukuran jumbo disalurkan khusus untuk tingkat provinsi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanakan) Provinsi Sultra, Muhammad Taufik, mengungkapkan bahwa kuota bantuan kemanusiaan dari Kepala Negara pada tahun ini masih konsisten dengan periode sebelumnya.
“Total ada 18 ekor sapi kurban bantuan Presiden untuk Sultra, terdiri dari 17 ekor untuk kabupaten dan kota serta satu ekor untuk provinsi,” kata Taufik.
Menariknya, salah satu sapi kurban bantuan Presiden kali ini menjadi sorotan karena memiliki bobot fantastis mencapai 1,1 ton. Sapi berjenis Simental tersebut dibeli langsung dari salah satu peternak lokal berprestasi di Desa Pombulaa Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Taufik memaparkan bahwa dalam mekanisme pengadaan jatah hewan kurban RI-1 ini, pihak panitia dan dinas teknis secara ketat mengedepankan aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat tanpa menurunkan standar kualitas hewan.
“Pemilihan sapi kurban Presiden diprioritaskan dari peternak lokal di setiap kabupaten dan kota penerima bantuan, tentunya dengan memenuhi syarat dan kriteria yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Mewakili segenap elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, Taufik melayangkan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat Bumi Anoa pada Idul Adha tahun ini.
Di lain pihak, berkah Idul Adha ini dirasakan langsung sebagai suntikan kebahagiaan bagi Syarif, sang peternak sapi asal Pombulaa Jaya, Konsel. Dirinya mengaku sangat terharu dan bangga karena hewan ternak hasil jerih payahnya lolos kurasi ketat untuk menjadi hewan kurban resmi kepresidenan.
“Saya sangat senang dan bahagia karena sapi saya dibeli Presiden,” ungkap Syarif.
Syarif menceritakan bahwa sapi Simental kesayangannya yang dibeli oleh Presiden Prabowo tersebut diberi nama “Gendowor” dan kini telah menginjak usia empat tahun. Sepanjang masa pertumbuhan, Gendowor mendapatkan atensi dan perawatan medis yang sangat intensif, termasuk pemeriksaan kesehatan serta pemberian suplemen vitamin secara berkala. Atas kualitas primanya, monster Simental asal Konsel ini ditebus oleh Presiden dengan harga fantastis mencapai Rp109 juta.





