Kendari, Berikabar.co – Personel Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Pekat Anoa 2026 dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Tenggara membubarkan aktivitas perjudian sabung ayam di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Minggu (31/5/2026).
Penindakan tersebut dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas sabung ayam di Jalan Simpang Osumetundo. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satgas Preventif Operasi Pekat Anoa 2026 langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penindakan.
Operasi dipimpin Panit 1 Siturjawali Ditsamapta Polda Sultra IPDA Arif Rahman, S.H., M.P.W.K., bersama Danton Dalmas IPDA Zulqarnain S. dengan melibatkan 22 personel.
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan adanya aktivitas yang diduga merupakan praktik perjudian sabung ayam. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku yang berada di lokasi kejadian.
Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa lima unit sepeda motor dan satu ekor ayam aduan yang diduga digunakan dalam kegiatan sabung ayam tersebut.
Selanjutnya, para terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Anoa 2026 yang bertujuan menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk praktik perjudian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polda Sultra mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian karena selain melanggar hukum, aktivitas tersebut juga dapat memicu gangguan kamtibmas. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas serupa di lingkungan masing-masing.
Melalui Operasi Pekat Anoa 2026, Polda Sultra menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara.





