Kendari, Berikabar.co – Masalah infrastruktur menjadi perhatian utama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau titik banjir di Sulawesi Tenggara, Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungannya hari itu, ia mendapatkan laporan terkait salah satu penyebab terjadinya banjir di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Setelah mengidentifikasi adanya tanggul yang jebol sebagai pemicu utama banjir di areal persawahan, Mentan langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada Balai Wilayah Sungai (BWS).
Amran menegaskan agar perbaikan teknis segera dilakukan tanpa penundaan agar luapan air tidak kembali merusak lahan milik warga.
“Ternyata ada tanggul yang jebol. Kami minta BWS menyelesaikan dalam waktu satu minggu, jadi segera dikerjakan,” tegasnya.
Selain infrastruktur air, ia juga menyoroti kendala pasca-panen yang dihadapi petani saat musim hujan. Ia meminta Bulog untuk segera membangun fasilitas pengering (dryer) di gudang-gudang mereka agar hasil panen petani yang basah akibat banjir tetap bisa diselamatkan dan memiliki nilai jual.





