Tonggak Sejarah Baru: PT Vale Perkuat Diversifikasi Pendapatan dan Keuangan Berkelanjutan

oleh -35 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Tahun 2026 menjadi titik balik strategis bagi PT Vale Indonesia Tbk seiring dengan dimulainya operasional di tiga blok pertambangan secara bersamaan, yaitu Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa. Langkah besar ini menandai perluasan signifikan portofolio perusahaan melalui diversifikasi pendapatan yang lebih kuat.

Salah satu pencapaian penting di awal tahun ini adalah penjualan perdana bijih nikel limonit dari blok Pomalaa. Volume penjualan bijih di blok Pomalaa meningkat pesat menjadi 88.983 wet metric ton (wmt) di triwulan pertama 2026, naik signifikan dibandingkan 19.514 wmt pada periode sebelumnya.

Bernardus Irmanto menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya meningkatkan keberlanjutan bisnis.

“Kami memperluas portofolio komersial kami melalui dimulainya penjualan limonit dari blok Pomalaa, yang menandai langkah penting dalam memperkuat diversifikasi pendapatan dan meningkatkan keberlanjutan bisnis kami ke depan,” jelasnya.

Di sisi operasional, PT Vale tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target produksi tahunan sebesar 67.645 ton nikel matte. Perseroan juga telah mengeluarkan belanja modal (Capex) sebesar AS$139,0 juta sepanjang triwulan ini untuk mendukung aktivitas berkelanjutan dan proyek pertumbuhan strategis.

Dengan fundamental yang kokoh dan harga nikel LME yang diprediksi tetap stabil, PT Vale optimis akan mencapai peningkatan nilai dan skala ekonomi yang lebih besar di masa mendatang.

BACA JUGA :  Bank Sultra Berperan Aktif Kendalikan Inflasi, Salurkan 1.274 Kupon Belanja di Gerakan Pangan Murah