Makassar, Berikabar.co – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai menerapkan pola penggunaan LPG secara bijak dan efisien. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan distribusi LPG, khususnya varian subsidi, tetap merata dan tepat sasaran di wilayah Sulawesi.
Edukasi mengenai penggunaan gas yang tepat dinilai krusial karena tidak hanya membantu menekan pengeluaran rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas stok energi bagi publik. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menekankan bahwa efisiensi bisa dimulai dari kebiasaan sederhana di dapur.
“Penggunaan LPG secara bijak menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan energi agar tetap merata. Langkah-langkah sederhana di rumah tangga dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi konsumsi,” ujar Lilik dalam keterangan resminya, Minggu (5/4/2026).
Pertamina membagikan beberapa tips praktis bagi masyarakat untuk menghemat penggunaan LPG, di antaranya:
-
Melakukan pembersihan kompor secara rutin agar pembakaran tetap sempurna.
-
Mengatur besaran api sesuai kebutuhan masakan.
-
Menutup panci saat memasak guna mempercepat proses pematangan.
-
Menggunakan regulator berstandar SNI untuk mencegah kebocoran.
-
Memilih peralatan masak berbahan stainless steel yang menghantarkan panas secara merata.
Selain aspek teknis memasak, Pertamina juga mengingatkan warga untuk selalu membeli LPG di pangkalan resmi. Hal ini penting untuk menjamin kualitas produk serta memastikan harga yang didapatkan sesuai dengan ketentuan pemerintah (HET). Lilik juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong atau pembelian berlebih.
“Kesadaran bersama dalam menggunakan energi secara efisien akan membantu menjaga stabilitas distribusi. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian berlebih agar pasokan dapat tersalurkan secara merata,” tambah Lilik.
Guna mengawal kebijakan ini, Pertamina terus memperkuat pengawasan distribusi melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pengawasan ketat dilakukan untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan LPG subsidi di lapangan.
Pertamina juga menyediakan layanan aduan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135. Masyarakat diharapkan berperan aktif melaporkan apabila menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran distribusi di wilayah mereka, demi terciptanya ekosistem energi yang sehat dan berkeadilan.





