Kendari, Berikabar.co – Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu fokus utama OJK ke depan adalah memastikan program-program keuangan memiliki dampak nyata (impactful) bagi masyarakat luas.
Beberapa inisiatif strategis yang tengah digodok antara lain pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan penguatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Selain itu, OJK juga memberikan perhatian khusus pada sektor pembiayaan di wilayah tertentu, seperti Takao, agar lebih produktif.
“Kita akan memastikan bersama seluruh teman-teman stakeholder yang ada di Sultra. Kita ada program EKI, TPAKD, dan sinergi lainnya ke depan yang tentunya benar-benar ada impact-nya buat masyarakat,” ujar Bismi Maulana Nugraha.
Ia juga menekankan pentingnya peran lembaga jasa keuangan dalam menyalurkan pembiayaan yang tepat sasaran. “Program Takao juga nanti akan kita dorong lagi untuk pembiayaannya, sehingga ada dampak manfaat yang utama bagi masyarakat,” imbuhnya.
Melalui kolaborasi ini, OJK berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Tenggara dapat meningkat secara signifikan, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi konsumen dari praktik keuangan ilegal.





