Kendari, Berikabar.co – Kantor Learning Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara kedatangan tamu spesial, yakni Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Dr. Aqua Dwipayana. Kehadirannya secara khusus bertujuan untuk memberikan penguatan mental dan motivasi bagi seluruh punggawa OJK di Bumi Anoa agar tetap produktif di tengah tantangan geografis Sultra.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengungkapkan bahwa kehadiran motivator kondang tersebut merupakan inisiatif pribadi dari Dr. Aqua yang ingin melihat insan OJK Sultra bekerja dengan lebih optimal.
“Kami tidak mendatangkan, tapi beliau sendiri dengan tujuan pingin memotivasi khususnya insan internal OJK di Sulawesi Tenggara. Jadi beliau menyisihkan waktunya untuk dapat sharing ke OJK Sultra,” kata Bismi, Rabu (22/4/2026).
“Beliau mengetahui dan memahami kondisi yang ada sehingga ingin memotivasi memberikan semangat buat teman-teman pegawai yang ada di OJK untuk bisa lebih bekerja dengan lebih baik lagi dan tentunya bersemangat dan kerja dengan ikhlas,” sambungnya.
Dalam sesi motivasinya, Dr. Aqua Dwipayana mengaku sangat terkesan dengan atmosfer kerja di OJK Sultra. Ia secara khusus memuji gaya kepemimpinan Bismi Maulana Nugraha yang dinilainya mampu menjaga optimisme personel meskipun jumlah SDM terbatas untuk mengawasi 17 kabupaten/kota.
“Saya sangat mengapresiasi Pak Bismi ya, jadi Pak Bismi ini luar biasa hebat menurut saya bagaimana beliau ini punya semangat yang tinggi untuk meningkatkan kemampuan kompetensi teman-teman. Beruntunglah teman-teman yang hari ini di OJK Sultra diamanahi seorang pemimpin yang luar biasa menurut saya ya. Beliau ini pemimpin bukan bos, bagaimana menganggap ini adalah keluarga,” ungkap Aqua Dwipayana.
Aqua menambahkan, keteladanan seorang pemimpin tercermin dari raut wajah para stafnya yang tetap ceria meski harus bekerja melampaui jam kantor demi dedikasi pada lembaga.
Tak hanya memberikan motivasi internal, Dr. Aqua yang juga mantan wartawan ini memberikan pesan menohok bagi para jurnalis di Sulawesi Tenggara. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas karya tulis dan profesionalisme di hadapan narasumber.
Ia secara tegas mengingatkan para wartawan agar menghindari praktik menyalin berita mentah-mentah tanpa adanya proses pengolahan kreatif.
“Pesan saya adalah teman-teman ini bagaimana sebagai wartawan selalu berusaha meningkatkan kualitas dirinya. Dan mohon maaf saya sangat prihatin kalau tulisannya kopas (kopi paste). Itu mohon maaf saja kita enggak layak jadi wartawan. Enggak apa-apa kalau kita terima dari teman-teman tuh bagaimana kita olah. Saya selalu berusaha, ya kita jadi berita sama, tapi bagaimana berita saya menjadi yang terbaik di antara berita yang lain,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya peningkatan sinergi dan kualitas komunikasi, baik di internal OJK Sultra maupun dalam pola hubungan kemitraan dengan awak media, demi mendorong literasi keuangan yang lebih baik di Sulawesi Tenggara.





