Manfaatkan Kelalaian Penjagaan Pasca-Lebaran, Pencuri Gasak Aset UMKM Senilai Rp15 Juta di Teluk Kendari

oleh -93 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kawasan ekonomi Anjungan Teluk Kendari mendadak mencekam setelah aksi pencurian terorganisir menyasar para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di lokasi tersebut. Peristiwa yang terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 18.00 WITA ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp15 juta.

Ketua Tripelka Kendari, Ahmad Jono Sembodo, mengungkapkan bahwa pelaku diduga membobol sejumlah box jualan milik pelaku UMKM di kawasan yang dikelola oleh Perumda Aneka Usaha Kota Kendari. Dari total 15 box yang ada di lokasi, mayoritas menjadi sasaran pengrusakan oleh pelaku.

“Ini sudah kami laporkan proses pencurian di Teluk Anjungan Kota Kendari. Ada sekitar 9 box dari total 15 box yang dicungkil, dan 4 box di antaranya mengalami kehilangan barang,” ujarnya.

Aksi ini disinyalir dilakukan oleh kelompok yang cukup terorganisir. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, terlihat beberapa orang tak dikenal masuk ke area tersebut dan mengangkut barang-barang berukuran besar menggunakan kendaraan roda empat.

“Dari rekaman CCTV terlihat beberapa orang mengambil barang-barang lalu dimasukkan ke dalam mobil,” jelas Ahmad Jono.

Adapun barang-barang yang raib digasak pencuri meliputi perlengkapan usaha esensial seperti freezer, rice cooker, kompor portable, cooler box, showcase, tabung gas, hingga produk-produk UMKM siap jual. Seluruh aset yang hilang merupakan milik pelaku usaha berbeda yang menyewa stand di lokasi primadona warga Kendari tersebut.

Insiden ini diduga terjadi akibat celah keamanan pasca-Lebaran. Lemahnya pengawasan di lokasi menjadi kesempatan bagi para pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa hambatan.

“Memang sebelumnya ada penjagaan, tapi setelah Lebaran petugas mudik, sehingga terjadi kelalaian,” katanya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Kendari pada Rabu (1/4/2026). Selain menuntut pengungkapan pelaku, pihak UMKM juga mendesak pengelola kawasan untuk mengevaluasi total sistem keamanan di Anjungan Teluk Kendari agar iklim usaha tetap kondusif.

BACA JUGA :  PT Vale dan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, Kolaborasi Nyata untuk Lingkungan Berkelanjutan

“Semoga laporan ini bisa segera ditindaklanjuti dan pelakunya cepat ditangkap. Harapannya semoga ada solusi untuk perlindungan aset UMKM ke depan,” pungkasnya.