Jamin Ketahanan Pangan, Polda Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Jajaran

oleh -119 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Menindaklanjuti instruksi Kapolri terkait stabilitas ekonomi nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di tingkat Polda hingga Polres jajaran, Jumat (13/03/2026).

Dirbinmas Polda Sultra, Kombes Pol. Suharman Sanusi, S.I.K., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di tengah isu global.

“Alhamdulillah atas perintah Pak Kapolri hari ini tanggal 13 Maret 2026 melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Launching hari ini sudah kami laksanakan khususnya di Polda Sulawesi Tenggara, dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan serentak Polda dan Polres,” ujar Kombes Pol. Suharman.

Meskipun seremonial peluncuran dilakukan hari ini, Suharman menegaskan bahwa distribusi beras murah akan terus berlangsung secara rutin melalui koordinasi intensif dengan pihak Bulog di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti pasar.

Dalam kegiatan ini, Polda Sultra menyediakan sekitar 1.500 stok beras SPHP dalam kemasan 5 kilogram. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana hingga siang hari, sekitar 700 karung telah ludes terjual. Menariknya, melalui skema subsidi hasil komunikasi dengan Bulog, harga beras yang semula Rp55.000 per karung ditekan menjadi lebih terjangkau.

“Itu ada perintah dari beliau tadi untuk bagaimana lakukan subsidi. Kami komunikasi dengan Bulog, dapatnya harga Rp50.000 per karung dengan berat 5 kilogram,” jelasnya.

Selain membantu secara ekonomi, Dirbinmas juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui hasil pemantauan nasional via zoom meeting. Ia mengimbau warga Sulawesi Tenggara agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu melemahnya ketahanan pangan akibat konflik di Timur Tengah.

“Harapannya kami dari Direktorat Binmas menyampaikan kepada masyarakat bahwasanya dengan isu perang Timur Tengah yang tadi masyarakat ketakutan ketahanan pangan menurun, tadi sudah dijelaskan bahwasanya ketahanan pangan secara nasional itu masih terjangkau sampai bulan Desember nanti. Jadi harapan kami kepada masyarakat jangan terprovokasi, jangan mudah termakan isu hoaks bahwasanya ekonomi kita sedang melemah,” tegas Suharman.

BACA JUGA :  Putusan Pengadilan Dinilai Janggal, Majelis Hakim Dilaporkan ke Badan Pengawas

Hingga saat ini, Dirbinmas memastikan bahwa daya beli masyarakat di Sulawesi Tenggara masih berada dalam kategori relatif kondusif. Polda Sultra berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan pangan demi terciptanya situasi kamtibmas yang stabil.